BATAM TERKINI

Rekrutmen CPNS 2019, Pengajuan Kuota Pemko Batam Belum Disetujui BKN

jauh-jauh hari Pemko Batam telah mengajukan kuota penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2019 sebanyak 1.980 orang.

Rekrutmen CPNS 2019, Pengajuan Kuota Pemko Batam Belum Disetujui BKN
Warta kota
cpns 2019 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tahapan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 akan segera dimulai akhir Oktober ini hingga April 2020.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Batam belum juga mendapat persetujuan dari Pemerintah Pusat berapa kuota dan formasi CPNS untuk Batam.

"Belum...belum," kata Wali Kota Batam, Rudi, Jumat (18/10) sore, usai paripurna di DPRD Kota Batam.

Begitupun untuk persyaratan dan tahapan pendaftaran calon peserta.

"Saya belum tahu. Surat dari Menpan belum sampai ke kita. Harus dibaca dulu persyaratan dari nasional sampai daerah," ujarnya.

Ketua Kwarcab Kota Batam Lupa Sedang Upacara, Hendak Duduk Saat Masih di Podium

Download MP3 Lagu Andmesh Kamaleng Nyaman di Android dan iPhone, Lengkap dengan Lirik

Viral Vidieo Dukun Lakukan Ritual Geladi Resik Pelantikan Presiden, Ini Penjelasan MPR 

Jika diberi kewenangan dari sisi nilai, iapun akan menyesuaikan persyaratan lulus tes CPNS dengan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di daerah, khususnya Batam.

Sebelumnya, jauh-jauh hari Pemko Batam telah mengajukan kuota penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2019 sebanyak 1.980 orang.

Terdiri dari 860 CPNS dan 1.120 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin merinci, dari 860 usulan CPNS ini, dibutuhkan sebanyak 218 guru, 82 tenaga kesehatan, 69 tenaga kesehatan untuk RSUD Embung Fatimah, dan 491 tenaga teknis di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Sedangkan usulan untuk calon PPPK, dari 1.120 itu diantaranya, guru sebanyak 774 orang, tenaga kesehatan 138 orang, tenaga kesehatan RSUD 76 orang, serta tenaga teknis di OPD lain sebanyak 128 orang.

"Harapan kami dapat dipenuhi sesuai usulan," ujar Jefridin.

Selain guru dan tenaga kesehatan, kebutuhan tenaga teknis di Pemko Batam juga terbilang besar.

Kebanyakan mereka ada di bidang arsitektur dan penataan kota.

Hal ini sejalan dengan program pembangunan infrastruktur yang dijalankan Wali Kota Batam, Rudi sejak menjabat 2016 lalu. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved