Eks Komandan Koppasus Jadi Tersangka, Terseret Kasus Rencana Peledakan Bom Molotov sang Dosen?

Sebelumnya, mantan Danjen Kopassus itu terseret kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal

Eks Komandan Koppasus Jadi Tersangka, Terseret Kasus Rencana Peledakan Bom Molotov sang Dosen?
Kolase Istimewa
Mayjen TNI (purn) Soenarko dan Dosen IPB Abdul Basith 

TRIBUNBATAM,id - Mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko jadi tersangka.

Ketersangkaan mantan Danjen koppasus tersebut terkait dugaan perencanaan aksi peledakan bom molotov yang diungkap polisi beberapa waktu lalu.

Sebelumnya polisi menetapkan tersangka dosen nonaktif Institut Pertanian Bogor (IPB) Abdul Basith.

Soenarko disebut terlibat dalam perencanaan aksi peledakan bom molotov oleh Abdul Basith.

Dikutip dari Kompas.com (Tribun Batam Group), saat ini Soenarko juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi sebelumnya selalu menyebut Soenarko dengan inisial SN.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkapkan, Abdul Basith merencanakan aksi peledakan menggunakan bom molotov di rumah Soenarko di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, pada 20 September 2019.

"Pada 20 September 2019 pukul 23.00 WIB, pertemuan di rumah Mayjend (Purn) Sunarko di Ciputat," kata Kombes Argo Yuwono dalam keterangan resminya, Jumat (18/10/2019).

Berdasarkan hasil penyelidikan terbaru, polisi menemukan fakta bahwa pertemuan Abdul Basith itu diduga merencanakan peledakan bom molotov saat aksi unjuk rasa di daerah Pejompongan, Jakarta Pusat, pada 24 September 2019.

"Pada rapat di Ciputat itu sudah terjadi permufakatan untuk membuat suatu kejahatan yaitu mendompleng unjuk rasa tanggal 24 September yaitu untuk membuat kaos (kerusuhan), pembakaran," katanya.

Dalam pertemuan tersebut, mereka juga membagi peran, siapa pembuat bom molotov hingga eksekutor.

Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved