Diterjang Angin Diguyur Hujan,Tim SAR Terus Melakukan Pencarian Juandi Saragih
Pencarian Juandi Saragih korban bunuh diri di jembatan Barelang terus dilakukan meski sudah memasuki waktu 7 hari.
Penulis: Beres Lumbantobing |
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pencarian Juandi Saragih korban bunuh diri di jembatan Barelang terus dilakukan meski sudah memasuki waktu 7 hari.
Ketua tim rescuer Pos SAR, Angga saat memimpin pencarian korban mengatakan meski upaya pencarian terus dilakukan, namun hasil masih nihil.
“Sejak hari pertama pencarian kita sudah menyisir beberapa pulau. Bahkan pencarian telah kita lakukan perluasan dari titik kordinat terjatuhnya korban,” ujarnya.
• Gegara Hutang Rp 300 Ribu, Berujung Pemukulan di Tanjungpinang
• Intip Rumah untuk Liburan Shahrukh Khan Rp 497 M, Mewah di Tepi Pantai
Adapun pulau yang telah disisir, kata Angga pulau Pemping, pulau Lance dan sekitar titik kordinat posisi jatuhnya korban, terangnya.
Dikatakannya, meski dengan kondisi cuaca yang tidak bersahabat, berbagai upaya SAR tetap dilakukan pihaknya, mulai dari mengikuti alur arus, dan menyisir laut yang dalam.
“Kita terkendala sama kuatnya arus, dan 3 hari terakhir kita diguyur hujan sehingga pencarian pun terhambat,” ucapnya.
Saat diterjang angin dan guyuran hujan, kata Angga sesekali tim rescuer berhenti sejenak membuat kopi dan Indomie agar dapat bertahan kembali melakukan pencarian.
Dikatakan Angga hingga saat ini tak satu pun pihak keluarga korban yang mendatangi tim SAR. Sehingga sulitnya informasi menjadi kendala bagi tim nya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/tim-rescuer-pos-sar.jpg)