BATAM TERKINI

BAHAYA! Jalan Simpang Kara Batam 'Disulap' Jadi Arena Balap Liar ABG saat Dini Hari

Jalanan di Simpang Kara Batam Centre, Batam disulap jadi arena balap liar dan trek-trekan oleh para ABG saat dini hari tiba.

BAHAYA! Jalan Simpang Kara Batam 'Disulap' Jadi Arena Balap Liar ABG saat Dini Hari
TRIBUNBATAM/ALAM
Balap liar terjadi di Batam Centre, Batam, Minggu (6/10/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Jalan lurus dan baru saja dilebarkan oleh pemerintah di kawasan Batam Center terutama di Jalan Ahmad Yani tepatnya di Simpang Kara/simpang Camo sampai Simpang Frengky Batam ternyata disalahgunakan oleh anak baru gede (ABG).

Saat dini hari, jalanan itu 'disulap' jadi arena balap liar dan trek-trekan.

Hal itu terlihat saat Tribunbatam.id berada di lokasi, Minggu (20/10/2019) dini hari sekitar jam 01.46 WIB hingga jam 02.49 WIB.

Ratusan komunitas Anak Baru Gede (ABG) melakukan aksi balap liar (trek-trekan) yang tak hanya membahayakan nyawa mereka tapi juga para pengguna jalan yang melewati jalanan umum tersebut.

Tidak ada pengawasan dan tindakan tegas dari pihak yang berwenang terhadap para ABG yang melakukan aksi trek-trekan di jalan raya.

Padahal di Simpang Kara sendiri ada berdiri sebuah pos polisi namun sayang tidak terlihat seorang petugas berjaga di sana.

Balap Liar Halangi Pengendara di Batam Centre, Bikin Resah !

 

Sebenarnya, beberapa waktu lalu kepolisian dan instansi terkait sudah melakukan apel keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang dipimpin oleh Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo.

Saat dikonfirmasi terkait patroli Kamtibmas akan dilakukan 24 jam hingga usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

"Kita akan laksanakan kegiatan (24 jam penuh dan dibagi per shift hingga selesai pelantikan Presiden sampai tanggal 21," kata AKBP Prasetyo.

Kegiatan yang dijadikan trek-trekan tersebut ratusan ABG tersebut masih melakukan aksi nekatnya.

Seorang warga yang berjualan di dekat simpang Kara/Camo berharap pihak terkait agar mengambil sikap tegas atas aksi trek-trekan tersebut sebelum adanya korban jiwa.

"Ditindak tegaskan, jangan sampai ada korban baru semuanya pada sibuk," ujar seorang pedagang yang tidak ingin disebutkan namanya. (tribunbatam.id/alamudin hamapu)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved