BATAM TERKINI

Diklaim Kampung Tua Batam, Ternyata Seranggong Milik Pengembang, Salim: PL Milik Kami

Diklaim masuk kampung tua di Batam, lahan di Seranggong, Sadai, Bengkong diklaim merupakan milik pengembang yang sudah mendapatkan PL dari BP Batam.

Diklaim Kampung Tua Batam, Ternyata Seranggong Milik Pengembang, Salim: PL Milik Kami
TRIBUNBATAM.ID/DIPA NUSANTARA
Pihak PT APM, Salim Saputra, didampingi kuasa hukumnya, Tan Timin, saat memperlihatkan bukti-bukti adanya transaksi jual beli lahan Kampung Tua Seranggong, Kota Batam. Sementara, lahan itu sendiri pihak pengembang telah memiliki izin PL dan akan dibangun sebuah perumahan atau kawasan recidential di sana. 

Diklaim Kampung Tua Batam, Ternyata Seranggong Milik Pengembang : PL Milik Kami

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Terletak di kawasan strategis dan tidak jauh dari pusat kota. Itulah gambaran dari lahan Kampung Tua Seranggong, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam.

Satu pihak mengklaim jika lahan itu adalah lahan kampung tua di Kota Batam.

Di sisi lain, lahan itu merupakan milik perusahaan pengembang yang akan disulap menjadi kawasan perumahan (recidential).

"Lahan itu bukan kampung tua. Kampung tua itu ada syarat-syaratnya, dan kami yakin itu tidak termasuk. Karena kami telah ada PL dari pihak terkait," kata pihak PT Arnada Pratama Mandiri (APM), Salim Saputra, saat memberikan penjelasan dalam konferensi pers didampingi kuasa hukumnya, Tan Timin, dua hari lalu.

Dijelaskannya, PT APM sendiri dibuktikan dengan legalitas perusahaan telah mendapatkan izin terhadap lahan dengan Penetapan Lokasi (PL) Nomor 212030052.

"Pihak kami luasnya 8000 meter persegi," ungkapnya sambil memperlihatkan bukti-bukti.

Sementara, pengembang lainnya yaitu PT Pesona Bumi Barelang (PBB) berdasarkan legalitas perusahaan pula, diketahui telah mengantongi izin PL dengan Nomor 23030740 seluas 40.662 meter persegi.

Pengusaha Siap Bayar Ganti Rugi Rumah yang Berdiri di PL Pengusaha di Kampung Tua Seranggong Batam

"Jadi, total luas itu 48.662 meter persegi," terangnya lagi.

Salim mengatakan, di atas lahan miliknya kini telah berdiri bangunan liar yang tidak jelas kepemilikannya.

Halaman
123
Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved