Bripka Seladi : Polisi Anti Korupsi, Pilih Jadi Pemulung Ketimbang Terima Uang dari Pembuat SIM

Berita tentang Bripka Seladi, anggota Polres Malang Kota yang memiliki bisnis sampingan sampah mendapatkan reaksi dari beberapa pihak.

Bripka Seladi : Polisi Anti Korupsi, Pilih Jadi Pemulung Ketimbang Terima Uang dari Pembuat SIM
Tribun News
Bripka Seladi saat menjadi pemulung, dan berseragam polisi. 

Ia ketika itu sudah memiliki bisnis sampingan yakni jual beli barang.

"Barang yang saya jual, macam-macam, ada mebel juga televisi. Kemudian saya ditipu orang, barang dibawa tetapi tidak dibayar," ujarnya.
Padahal untuk itu, ia harus memodalinya dengan meminjam ke koperasi kepolisian.

Sampai akhirnya, ia memilih sampah sebagai ladang bisnisnya.

Ia bekerja sampingan sebagai pemulung sejak tahun 2004.

Ia berkeliling memakai sepeda onthelnya untuk mencari sampah.

Sampai delapan tahun silam, ia menempati bangunan kosong yang kini menjadi gudang sampahnya di Jalan Dr Wahidin.

Jadi Polisi

Seladi menjadi polisi sejak tahun 1977.

Sejak 16 tahun silam, ia berdinas di Urusan SIM Kantor Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) Polres Malang Kota.

Lahan yang basah, demikian anggapan orang.

Halaman
1234
Editor:
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved