Link Live Streaming ILC TV One Malam Ini, Kupas Prabowo Menteri Jokowi

Link live streaming ILC TV One malam ini, Selasa (22/10/2019) menampilkan diskusi seru mengenai Prabowo gabung kabinet Jokowi.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo keluar dari dalam kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019) sore. Perjalanan Panjang Prabowo Subianto Masuk Kabinet: 11 Tahun Oposisi, 3 Kali Gagal di Pilpres 

Setelah bertemu dengan Jokowi sekitar 1 jam, Mahfud menyatakan diajak berdiskusi dengan Presiden.

"Di dalam saya dan presiden berdiskusi masalah pelanggaran HAM, hukum yang kurang menggigit. Bicara juga soal pemberantasan korupsi sampai deradikalisasi," ujarnya.

Mahfud menyatakan Jokowi tidak menyebut dirinya akan ditunjuk sebagai menteri apa.

Namun, Mafud menyatakan Jokowi sudah mengetahui posisi apa yang pas baginya.

Beberapa posisi menteri yang berpotensi dijabat Mahfud antaralain Menteri Hukum dan HAM, Jaksa Agung dan Menteri Agama.

2. Nadiem Makarim

Mengenakan kemeja putih, pendiri perusahaan transportasi online PT Go-Jek Indonesia, Nadiem Makarim tiba di Istana.

Ia mengakui diminta oleh Jokowi untuk menjadi menteri di Kabinet baru Jokowi.

"Saya telah diminta untuk bergabung kabinet oleh pak presiden," kata Nadiem usai menemui Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Ia mengaku, penujukan menteri merupakan sebuah kehormatan bagi dirinya dan akan siap membantu pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dalam lima tahun ke depan.

"Saya sudah dikasih tau (jadi menteri apa) dan saya sudah menerima secara formal," ucap Nadiem yang enggan menyebut menjabat sebagai menteri apa.

"Saya dan Presiden diskusikan mengenai butir-butir visi kedepan, hal-hal mengenai visi presiden seperti pengembangan SDM, reformasi birokrasi peningkatan investasi dan lain-lain," sambung Nadiem.

Disebut-sebut Nadiem bakal menempati posisi Menteri Ekonomi Digital.

3. Wishnutama

Pendiri Net TV, Wishnutama, mengaku telah diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi menteri.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved