Operasi Zebra 2019 Berlangsung 14 Hari, Mengapa Zebra Jadi Ikon Operasi Lalu Lintas?

Operasi Zebra 2019 berlangsung mulai Rabu 23 Oktober sampai 5 November 2019. Mengapa dinamakan operasi zebra?

Operasi Zebra 2019 Berlangsung 14 Hari, Mengapa Zebra Jadi Ikon Operasi Lalu Lintas?
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Bintan mencatat sebanyak 314 pengendara yang terjaring razia selama 14 hari dilaksanakan Operasi Patuh Seligi 2019. 

TRIBUNBATAM.id - Operasi Zebra 2019 akan berlangsung mulai Rabu 23 Oktober sampai 5 November 2019.

Namun pernahkan Anda berpikir, mengapa Polantas menggunakan kata Zebra di setiap tahunnya dalam menggelar operasi yang bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan lalulintas?

Tribunbatam.id mencoba mengulik asal usul Kata Zebra yang selalu menjadi andalan Polantas Indonesia selama ini.

 Zebra ternyata adalah hewan yang menjadi ikon Polantas.

Pemilihan hewan yang identik dengan warna belang hitam putih ini ternyata mempunyai banyak kesamaan dengan lalulintas di Indonesia.

Mungkin kita tidak sadar atau selama ini tidak terlalu memperhatikan setiap jalan yang kita lalui.

Salah satunya yakni Zebra Cross, jalan penyebrangan yang sejauh ini dinilai sangat sakti.

Jika masyarakat melintas di Zebra Cross dipastikan kendaraan yang lewat akan berhenti.

Jikapun pejalan kaki ditabrak oleh pengendara saat melintas di rute Zebra Cross, dipastikan pengendara itu tidak tahu aturan berlalu lintas di Indonesia.

Kita ketahui, Zebra Cross berwarna belang putih dan hitam. Biasanya, Zebra Cross dibuat di beberapa titik keramaian, seperti di depan sekolah, Mall dan persimpangan.

Halaman
12
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved