Pesan Pengusaha Batam ke Menteri Perindustrian, Semoga Ada Perubahan Regulasi
Kalangan pengusaha di Batam berharap kabinet Jokowi bisa membawa pengaruh positif bagi Batam.
TRIBUNBATAM.id - Kalangan pengusaha di Batam berharap kabinet Jokowi bisa membawa pengaruh positif bagi Batam.
Kalangan pengusaha berharap ada perubahan terkait regulasi yang dinilai banyak di Batam.
Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hioeng mengatakan Batam itu terlalu banyak regulasi yang mengatur, sehingga banyak aturan yang tidak sinkron. Ini yang perlu dicarikan solusi dan jalan
Ia berharap prioritas kerja Kabinet Indonesia Maju, yaitu penyederhanaan segala bentuk regulasi.
Dunia usaha diakui menyambut positif pelantikan kabinet baru. Namun pengusaha menyampaikan harapan mereka.
"Khusus Menteri Perindustrian, semoga ada perubahan regulasi. Khususnya terkait pembatasan bahan baku untuk perusahaan manufacture. Kondisi kurang menguntungkan, karena Batam tidak memiliki bahan baku," ujarnya, Rabu (23/10/2019).
Ia menambahkan pembatasan pada bahan baku dan bahan baku penolong untuk perusahaan manufacture pemegang APIP sangat mengganggu sekali dalam proses produksi.
Hal ini karena Batam sendiri tidak ada bahan baku yang tersedia.(tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)
Pengaruhnya ke Batam
Presiden Jokowi telah mengumumkan kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/10/2019), bagaimana pengaruhnya ke Batam?
Jelang Jokowi umumkan kabinet, Batam mengalami perubahan mendasar yakni Wali Kota Batam ex offico Kepala BP Batam.
Aturan itu dinilai bisa menyelesaikan dualisme kewenangan yang selama ini terjadi.
Berikut adalah pandangan Pengamat Ekonomi Batam Suyono Saputro mengenai nasib Batam terkait kabinet Indonesia Maju.
Susunan kabinet Indonesia Maju pada periode kedua Pemerintah Presiden Joko Widodo – Ma'ruf Amin memunculkan sejumlah nama baru yang menjawab beberapa posisi strategis, diantaranya Nadiem Makarim (founder Gojek), Bahlil Lahadalia (mantan Ketum HIPMI), Wishnutama (komisaris Net Mediatama dan Kumparan), dan Erick Thohir (founder Mahaka Group yang juga mantan Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf).
Keberadaan mereka tentu diharapkan menjadi darah segar bagi penguatan tim kerja Jokowi – Ma'ruf di tengah situasi global yang semakin tidak menentu, dan tuntutan pertumbuhan ekonomi nasional yang juga semakin berat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/23102019_pengumuman-menteri-2.jpg)