Senin, 13 April 2026

Jual Pertalite Bercampur Air, Manager SPBU Akui Ada Kelalaian yang Tidak Disengaja

Setasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Nomor 14 294 713 yang beralamat di Jalan Raya Yos Sudarso, Batuampar diketahui menjual Bahan Bakar Minyak

Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.ID/DIPA NUSANTARA
Sebuah mobil mogok diduga akibat saat mengisi BBM, bensin tercampur air di sebuah SPBU di Batu Ampar, Rabu (23/10/2019). 

SPBU Jual BBM Bercampur Air, Begini Tanggapan PT Pertamina

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Setasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Nomor 14 294 713 yang beralamat di Jalan Raya Yos Sudarso, Batuampar diketahui menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang bercampur air, Selasa (22/10/2019).

Menanggapi hal tersebut, Roby Hervindo selaku Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina MOR I menilai kejadian itu hanya sebuah kelalaian.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak SPBU tersebut. Ini kasuistis saja. Bukan berarti kelalaian sistematis," ungkap Roby kepada haluankepri.com saat dikonfirmasi, Kamis (24/10/2019) siang.

253 Pejabat Kepri Dilantik, Misbardi Jadi Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa

Tak Hanya Manis, Ini 7 Manfaat Luar Biasa Buah Leci Untuk Kesehatan

Dikatakan, ada salah satu seal yang kurang rapat, "Namun kami tidak melihat ini sebagai kesalahan yang perlu dikenakan sanksi. Karena tidak ada unsur kesengajaan," jelasnya.

"Bahkan, pihak SPBU pun sudah menunjukkan pertanggungjawabannya dengan memberikan kompensasi pada Kendaraan yang merasa dirugikan," tambahnya.

Ia menambahkan, sebelum dilakukan transfer BBM dari Mobil Tanki ke tangki timbun SPBU, pihak Pertamina selalu melakukan pemeriksaan berkala.

"kita juga cek setiap pengisian mobil tanki sebelum isi ke tanki timbun SPBU. Tak hanya itu, kita juga selalu cek kualitas BBM baik di mobil tangkinya maupun di tangki timbunnya," jelas Roby.

Mahfud MD Sempat Diplot Jadi Jaksa Agung Tapi Berubah Menkopolhukam 1 Jam Usai Presiden Dilantik

Terima SK Menteri dari Jokowi, Nadiem Makarim Tak Salami Ibu Negara hingga Wapres Maruf Amin

Pantauan wartawan, hingga saat ini SPBU tersebut masih terpasang segel yang bertuliskan dalam pengawasan Disperindag Kota Batam.

Roby menggunakan bahwa SPBU tersebut akan kembali beroperasi dalam Minggu ini, "kami upayakan Minggu ini akan kembali beroperasi," pungkasnya.

Dikabarkan, pihak kepolisian akan memanggil pemilik SPBU tersebut yakni pengusaha ternama di Batam SS. Yang diketahui memiliki yayasan pendidikan universitas dan bank perkreditan rakyat.(tribunbatam.id/leo Halawa)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved