Penertiban Pasar Induk
Hindari Jl Duyung Batam, Penertiban Pasar Induk Jodoh Ricuh
Pengguna jalan sebaiknya menghindari melintas di Jl Duyung Batam, Selasa (30/10/2019).Penertiban Pasar Induk Jodoh berlangsung ricuh.
TRIBUNBATAM.id - Pengguna jalan sebaiknya menghindari melintas di Jl Duyung Batam, Selasa (30/10/2019).
Penertiban Pasar Induk Jodoh berlangsung ricuh.
Pedagang melawan dan menolak ditertibkan.
"Kami ini pedagang, bukan pencuri. Kami di sini disahkan, bukan kami ilegal," teriak pedagang.
Pedagang menolak penertiban.
Mereka membuat barikade.
Di sisi lain, tim terpadu tetap lakukan penertiban.
Tim gabungan menggelar apel sebelum penertiban pasar Induk Jodoh, Batam.
Penertiban Pasar Induk Jodoh berlangsung hari ini, Rabu (30/10/2019).
Ratusan aparat keamanan gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, Angkatan Laut, Lanal, Kodim, Ditpam Satpol menggelar apel gelar pasukan.
Dalam rangka penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Induk Jodoh yang berada di Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Apel ini digelar di halaman parkiran hotel Pacific Kecamatan Batu Ampar Kelurahan Jodoh Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (30/10/2019) sekira pukul 08.15 WIB.
"Iya mbak dari jam 7 tadi kami sudah kumpul disini," ujar seorang personil TNI usai sarapan kepada Tribun.
Sebagai tahap persiapannya, tim teknis telah menyiapkan sebanyak 900 aparat keamanan turun dalam penertiban ini. Dihadiri oleh Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.
"Tim terpadu sudah melakukan rapat kemarin, seluruh tim keamanan seperti anggota kepolisian, TNI, Angkatan Laut, Lanal, Kodim, Ditpam Satpol, akan turun. Dan beberapa dinas yang terkait seperti Damkar Dinas Kesehatan dan lainnya," ujar Ketua Tim Teknis, Yusfa Hendri, Selasa (29/10/2019) lalu di Batam Center.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/30102019_penertiban-pasar-induk2.jpg)