Breaking News:

Anggaran Lem Aibon Miliaran Rupiah, Anies Sebut Sistem e-Budgeting Warisan Ahok Kuno & Ada Kelemahan

diketahui adanya pengadaan lem aibon dan ballpoint di Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang mencapai nilai hingga miliaran Rupiah.

Editor: Anne Maria
WARTA KOTA
Anies Baswedan 

Anggaran Lem Aibon Miliaran Rupiah, Anies Sebut Sistem e-Budgeting Warisan Ahok Kuno & Ada Kelemahan

TRIBUNBATAM.id- Pemprov DKI Jakarta khususnya Dinas Pendidikan DKI Jakarta tengah menjadi sorotan. 

Hal itu setelah diketahui adanya pengadaan lem aibon dan ballpoint di Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang mencapai nilai hingga miliaran Rupiah.

Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyalahkan sistem penganggaran digital yang diwariskan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok saat masih menjabat sebagai orang nomor satu di ibu kota.

Lem Aibon Jadi Trending di Twitter dan Banyak Dicari di Google

Ahok BTP Cium Puput Nastiti Devi di Perayaan 7 Bulanan, Terungkap Keberadaan Veronica Tan Saat Acara

Menurutnya, meski telah berbasis digital, namun sistem penganggaran yang digunakan Pemprov DKI Jakarta masih memiliki banyak kelemahan.

Untuk itu, seringkali jajaran Pemprov DKI Jakarta harus kembali menyisir usulan anggaran yang telah dimasukan ke dalam sistem.

"Ini sistem digital tapi masih mengandalkan manual sehingga kalau ada kegiatan-kegiatan ketika menyusun RKPD di situ diturunkan bentuk kegiatannya," ujarnya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Untuk mengatasi kinerja sistem yang dianggap kuno, Anies mengaku sedang mengupayakan perbaikan sistem yang lebih canggih.

Ia pun menargetkan, sistem baru ini sudah bisa digunakan tahun depan menggantikan e-Budgeting warisan Ahok.

"Sekarang (sistem e-Budgeting) baru mau diperbaiki, sekarang manual. Mudah-mudahan tahun 2020 bisa digunakan," kata Anies.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved