BATAM TERKINI

Berusaha Kabur, Jaringan Narkoba Internasional Ditembak Mati di Batam

Salah satu buron jaringan narkotika internasional, Edi Johan ditembak mati di Batam oleh pihak kepolisian akibat mencoba untuk kabur.

Berusaha Kabur, Jaringan Narkoba Internasional Ditembak Mati di Batam
tribunbatam.id/Dipa Nusantara
Ekspos narkoba, seorang pelaku jaringan narkotika internasional menunduk saat akan diambil gambarnya, Rabu (6/11/2019) 

Sedangkan Apeng alias Edi, bertugas untuk mengondisikan aktivitas di lapangan.

"Dari keduanya itulah nama Edi Johan didapatkan sebagai operator untuk pelaksanaan di lapangan. Ada 12 kg sabu, 200 butir pil ekstasi, dan sebanyak 550 pil Happy Five yang kami amankan," paparnya lagi.

Yan Fitri menyebut, atas kejadian ini, pengawasan terhadap peredaran sabu dan narkotika jenis lain di Provinsi Kepri menjadi hal paling utama.

Sebab, Kepri berada di perbatasan laut. Sangat dekat dengan negara Singapura dan Malaysia.

Banyak Peserta BPJS Kesehatan Turun Kelas, Menkes Beri Tanggapan, Pemerintah Akan Siapkan Subsidi

Pegawai Bank Ini Buru Buru Masuk Mobil Usai Diperiksa Kejari Tanjungpinang Soal Pajak BPHTB

"Notabene dari Malaysia untuk peredarannya. Barang rata-rata mirip, dan memang biasanya berbentuk teh kotak dari China," jelasnya.

Bahkan, Yan Fitri menerangkan jika pangsa pasar peredaran narkotika di Indonesia sangat menarik kelompok internasional ini.

Pasalnya, Indonesia memiliki jumlah penduduk cukup padat.

"Dan memang warga kita sudah dimanfaatkan untuk mengedarkan. Ini bahaya sekali bagi generasi muda," keluhnya.

Selain narkotika tadi, pihak kepolisian juga menahan barang bukti berupa dua unit telepon genggam dengan merek berbeda, Nokia biasa berwarna hitam dan Samsung lipat berwarna merah marun.

Sebelum konferensi pers digelar, keenam gerbong narkotika internasional ini masih tampak santai.

Satu diantaranya bernama Hengki bahkan sempat tersenyum lepas kepada Tribun Batam. Saat akan diambil gambarnya, dia mengelak dan menunduk. 

(tribunbatam.id/dipanusantara)

Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved