BATAM TERKINI

Berusaha Kabur, Jaringan Narkoba Internasional Ditembak Mati di Batam

Salah satu buron jaringan narkotika internasional, Edi Johan ditembak mati di Batam oleh pihak kepolisian akibat mencoba untuk kabur.

Berusaha Kabur, Jaringan Narkoba Internasional Ditembak Mati di Batam
tribunbatam.id/Dipa Nusantara
Ekspos narkoba, seorang pelaku jaringan narkotika internasional menunduk saat akan diambil gambarnya, Rabu (6/11/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Peredaran narkotika di Provinsi Kepri turut menjadi perhatian pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Apalagi beberapa hari lalu, salah satu buron dari jaringan narkotika internasional bernama Edi Johan ditembak mati oleh pihak kepolisian akibat mencoba untuk kabur.

Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri mengatakan, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur untuk Edi Johan, seorang pelaku jaringan narkotika internasional. Karena dia mencoba kabur, setelah diberi tembakan peringatan pertama.

"Petugas mengambil tindakan tegas dan terukur untuk Edi Johan. Karena dia mencoba kabur, setelah diberi tembakan peringatan pertama dia tidak menggubrisnya," terang Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri, saat memimpin konferensi pers di RS Bhayangkara Batam, Rabu (6/11/2019) sore.

Menurutnya, saat itu Edi Johan dibawa oleh petugas untuk mengungkap buron lainnya dalam peredaran narkotika jaringan internasional ini.

Dua Warga Binaan Lapas Tanjungpinang Masuk Sindikat Narkoba Internasional

Bareskrim Polri dan Polda Kepri Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, Satu Pelaku Tewas

"Dia (Edi Johan) kami bawa untuk menemukan sosok Mr. X yang hingga kini masih buron. Dia sosok tak terpisahkan dari peredaran ini," sambung Yan Fitri.

Awal mula pengungkapan ini, menurutnya berawal dari keberhasilan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Polda Kepri menangkap sosok Hengki, salah satu pelaku dalam jaringan internasional ini.

Dari Hengki, dilakukan pengembangan untuk menemukan kelompok-kelompok lain dalam jaringan.

"Memang cukup lama waktu pengungkapan ini, sekitar tiga bulan. Dari Hengki ditemukan Akiong dan Apeng alias Edi yang mengendalikannya dari Lapas Tanjungpinang," ungkapnya.

Puang Lalang Pimpinan Aliran Sesat Suruh Pengikutnya Bayar Zakat Sesuai Berat Badan, Rp 5000 per Kg

Nasdem Kepri Resmi Tutup Penjaringan, Ada Nama Rudi, Ansar Ahmad dan Apri Sujadi

Keduanya memiliki peran berbeda. Akiong bertugas mengendalikan jalur masuk dan pendistribusian barang haram itu.

Halaman
12
Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved