WISATA SINGAPURA

Punya 1,5 Juta Tanaman di Dua Rumah Kaca, Begini Tampak Dalam Gardens by the Bay

Gardens by the Bay merupakan destinasi wisata populer di Singapura. Miliki 1,5 juta tanaman di dua rumah kaca, begini tampak dalam Gardens by the Bay.

Punya 1,5 Juta Tanaman di Dua Rumah Kaca, Begini Tampak Dalam Gardens by the Bay
Instagram/gardensbythebay
Ilustrasi berwisata ke Gardens by the Bay. 

TRIBUNBATAM.id - Singapura memiliki banyak destinasi wisata populer, salah satunya adalah Gardens by the Bay.

Setiap tahunnya, Gardens by the Bay berhasil menarik ribuan wisatawan asing untuk berkunjung.

Gardens by the Bay merupakan kompleks taman kota seluas 101 hektar di lahan reklamasi di area Marina Bay.

Kunjungi Tempat Wisata Ikonik Singapura, Begini Indahnya Pemandangan Singapore Flyer

Didirikan pada 2012 sebagai bagian dari upaya Singapura bertransformasi menjadi “kota di dalam taman”, Gardens by the Bay menampung hampir 1,5 juta tanaman dari sekitar 5.000 spesies.

Tak hanya taman terbuka, di Gardens by the Bay juga terdapat konservatori alias rumah kaca raksasa yang menyediakan area indoor berpenyejuk udara, yakni Flower Dome dan Cloud Forest.

Suhu di dalam kedua kubah kaca raksasa itu dijaga agar berada di kisaran 23-25 derajat celsius sehingga terasa sejuk jika dibandingkan udara luar di siang hari.

Kondisi tersebut menarik perhatian para wisatawan asing untuk berkunjung.

Kompleks taman Gardens by the Bay dilihat dari ketinggian Singapore Flyer. Bagunan berbentuk mirip kerang di sisi kiri adalah dua rumah kaca Flower Dome dan Cloud Forest. Di sisi kanan ada deretan taman vertikal Supertree Grove.
Kompleks taman Gardens by the Bay dilihat dari ketinggian Singapore Flyer. Bagunan berbentuk mirip kerang di sisi kiri adalah dua rumah kaca Flower Dome dan Cloud Forest. Di sisi kanan ada deretan taman vertikal Supertree Grove. (KOMPAS.com/ OIK)

Dua rumah kaca Flower Dome dan Cloud Forest memang istimewa, Selain melingkupi area yang terbilang besar masing-masing luasnya sekitar 1 hektar tanpa pilar penopang, keduanya menggunakan kaca dengan lapisan khusus yang meneruskan cahaya matahari tapi menolak panas.

Bentuknya pun dirancang sedemikian rupa sehingga sistem penyejuk hanya mendinginkan udara di bagian bawah kubah tempat pengunjung berada.

Halaman
123
Editor: Putri Larasati Anggiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved