Salah Antar Makanan hingga Masuk Jurang, Ini 5 Kasus Tersesat Karena Google Maps

Menggunakan Google Maps saat ingin berpergian ke luar negeri umumnya dilakukan para Traveler saat liburan. Inilah kasus tersesat karena Google Maps.

Salah Antar Makanan hingga Masuk Jurang, Ini 5 Kasus Tersesat Karena Google Maps
pexels.com
Google Maps. 

Dengan mobil jenis Suzuki APV warna hitam, Novian berkendara dengan keluarga menggunakan jalan Pangalengan–Neglawangi Kabupaten Bandung dengan menggunakan mobil.

Novian dan keluarga malah tersesat hingga ke tengah perkebunan teh atau hutan di wilayah kaki Gunung Papandayan.

Tepatnya di blok perkebunan tibet perbatasan Kabupaten Garut dan Kampung Papandayan Desa Neglawangi pada Jumat (7/6/2019) sekira pukul 19.00 WIB.

Medan jalan tanah dan bebatuan yang rusak dan sempit membuat Novian kesulitan untuk keluar dari hutan atau perkebunan teh itu.

Petugas tengah membantu kendaraan wisatawan asal Tangerang yang tersesat di perkebunan teh.
Petugas tengah membantu kendaraan wisatawan asal Tangerang yang tersesat di perkebunan teh. (Foto Humas Polda Jabar)

Apalagi mobil yang dikendarai pun mengalami slip.

Novian kemudian menghubungi call center Basarnas, untuk meminta pertolongan penjemputan.

Mereka kemudian dievakuasi sekitar pukul 01.15 WIB

2. Di Gianyar, truk masuk jurang

Sebuah truk terjun ke sungai setelah pengemudinya, Agus Tri Pamungkas (23), menelusuri jalan yang direkomendasikan oleh aplikasi navigasi Google Maps yang dipakainya.

Truk terjun ke Sungai Wos sedalam 20 meter di perbatasan Banjar Gelogor, Desa Lodtunduh, Ubud-Banjar Silakarang, Desa Singapadu Kaler, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.

Halaman
1234
Editor: Putri Larasati Anggiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved