Senin, 25 Mei 2026

Alasan Pesawat Hindari Terbang di Atas Samudra Pasifik, Ancam Keselamatan?

Kebanyak pesawat hindari Samudra Pasifik saat melakukan penerbangan dari Amerika Serikat ke Asia. Ini alasan mengapa pesawat hindari Samudra Pasifik.

Tayang:
MiniTime
Ilustrasi Pesawat Melewati Samudra Pasifik. 

TRIBUNBATAM.id - Tak banyak pesawat terbang bisa melewati Samudra Pasifik.

Biasanya, penerbangan dari Amerika Serikat ke Asia lebih memilih lewat Alaska atau Siberia dibanding  Samudra Pasifik.

Lantas apakah yang menyebabkan hal ini?

Mengapa Tak Ada Pesawat Berani Lintasi Pegunungan Himalaya?

Bukankah itu justru membuat perjalanan jadi lebih jauh karena pesawat harus melewati rute memutar?

Sebagian orang menduga, pesawat menghindari Samudra Pasifik karena alasan keselamatan.

Seperti yang kita tahu, Samudra Pasifik adalah samudra terbesar dan terdalam di dunia.

Bayangkan jika terjadi masalah dengan pesawat dan harus mendarat darurat di Samudra Pasifik.

Pilot pasti akan kesulitan menemukan tempat yang aman untuk mendaratkan pesawatnya.

Pencarian dan evakuasi di Samudra Pasifik pun lebih sulit dilakukan daripada mendarat darurat di Alaska.

Dugaan pesawat menghindari Samudra Pasifik dengan alasan keamanan tidak salah.

Keadaan darurat di pesawat sangat jarang terjadi.

Jadi, ada alasan lain mengapa pesawat tidak melewati Samudra Pasifik.

Saat merencanakan rute, banyak pilot memilih untuk memaksimalkan sejumlah bandara dalam perjalanannya.

Alasan sebenarnya pesawat tidak melewati Samudra Pasifik adalah untuk menghemat bahan bakar dan waktu.

Dikutip TribunTravel dari laman USA Today, pertanyaan mengapa pesawat tidak melewati Samudra Pasifik telah dijawab oleh pilot Ralph dari Jerman.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved