HUMAN INTEREST
Lukita Dinarsyah Tuwo: Saya Ingin Batam Bahagia Mendunia
Lukita Dinarsyah Tuwo bakal bertarung dalam Pilwako Batam 2020. Kenapa Lukita memilih Batam? Berikut petikan wawancaranya.
Saya Ingin Batam Bahagia Mendunia
MANTAN Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo sudah kadung jatuh cinta dengan Kota Batam meskipun hanya menjabat selama 1 tahun 3 bulan.
Lukita yang pernah menjabat Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian ini akhirnya memutuskan untuk maju ke Pilwako Batam 2020.
Pria kelahiran Bandung berusia 58 tahun ini sepanjang karirnya berada di birokrasi dan tidak pernah masuk ke dunia politik.
Setelah memutuskan untuk mencalonkan diri di Pilwako, Lukita pun kini masuk ke dunia politik dan langsung bergabung dengan PDI Perjuangan.
Kenapa Lukita memilih Kota Batam?
Berikut wawancara wartawan Tribun Batam Alamudin Hamapu dengan Doktor ekonomi University of Illinois, Amerika Serikat ini.
Anda belum lama ini menjabat Kepala BP Batam. Kenapa begitu yakin untuk bertarung di Pilkwako Batam 2020?
Setelah saya selesai menjabat kepala BP Batam saya kembali ke Jakarta. Kawan kawan di Batam, terutama pengusaha, menyampaikan kepada saya agar maju di pemilihan wali kota Batam tahun 2020 mendatang. Saya mengatakan bahwa saya tidak pernah berpikir dan kesana karena saya seorang birokrat, jadi berikan waktu kepada saya untuk berpikir hal ini.
Kurang lebih tiga bulan saya berkomunikasi dengan keluarga dengan kawan kawan di Jakarta dan di Batam. Saya melihat Batam itu memiliki potensi yang luar biasa.
Bagaimana reaksi keluarga?
Ya, kaget karena selama ini saya kan birokrat murni dan tidak pernah berpolitik apalagi menjadi politisi praktis.
Namun saya diskusi dengan mereka, yang intinya saya melihat potensi Batam yang luar biasa. Hal itu ketika saya menjabat sebagai kepala BP Batam.
Kami dan kawan kawan sudah bekerja di arah yang benar untuk meningkatkan kembali pertumbuhan ekonomi Batam.
Tentu kita berharap ekonomi tumbuh lagi sehingga kesejahteraan masyarakat juga membaik. Namun terjadi perubahan sehingga saya harus kembali ke Jakarta dan dari situlah dorongan dari teman-teman dan masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/lukita_12072019.jpg)