Densus 88 Tangkap Operator Sekolah dan Istri Mudanya di Cianjur, Terkait Bom Bunuh Diri Medan?
Penangkapan suami istri oleh Densus 88 di Cianjur dilakukan di dua tempat berbeda. Apakah ada kaitan dengan ledakan atau bom bunuh diri di Medan?
Kini, pihak kepolisian pun mengungkap identitas pelaku dari peristiwa bom bunuh di Polrestabes Medan itu.
Seperti yang dimuat Kompas.com, pria tersebut berinisial RMN.
Usianya masih muda. Disebutkan, RMN masih berusia 24 tahun.
Statusnya pun disebut masih pelajar/ mahasiswa.
Hal ini disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo.
"Pelaku berinisial RMN, usianya 24 tahun," ujarnya.
Tidak hanya itu, ada juga fakta lain ya g diungkap terkait identitas pelaku berinisial RMN.
Disebutkan, pemuda itu ternyata pria kelahiran Medan.
Terungkapnya identitas RMN berdasarkan sidik jari yang diambil tim Inafis Polri.
Sidik jari tersebut berasal dari jenazah pria yang terkapar akibat ledakkan bom bunuh diri di Polrestabes Medan.
"Pemeriksaan tersebut, penyidik, dalam hal ini Inafis, berhasil mengetahui identitas tersangka di tempat kejadian perkara," kata Dedi Prasetyo.
Kini tengah diindentifikasi pelaku yang meninggal itu termasuk ke dalam jaringan teroris yang mana.
Selain itu, Tim Densus 88 Antiteror hingga pihak Polda Metro Jaya diturunkan untuk melakukan penggeledahan di rumah pelaku bom bunuh diri.
Di balik inisial nama pelaku yang disebutkan polisi, banyak diberitakan bahwa nama lengkap dari RMN itu adalah Rabbial Muslim Nasution
Kini, Rabbial pun meninggal karena bom bunuh diri di Polrestabes Medan.
FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN BATAM:
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul BREAKING NEWS, Pasangan Muda Disergap Densus 88 di Cianjur, Terkait Bom Bunuh Diri Medan?