PILWAKO BATAM

Surya Makmur Nasution Ikut Bursa Pilwako Batam; Visi Saya Warga Batam Tak Lapar

Surya Makmur Nasution (SMN) kembalikan formulir calon wali kota Batam ke Partai Gerindra. Bertarung di Pilkada Batam atau Pilwako Batam

Surya Makmur Nasution Ikut Bursa Pilwako Batam; Visi Saya Warga Batam Tak Lapar
istimewa
Surya Makmur Nasution (SMN) saat mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Walikota/Wakil Walikota Batam ke Sekretariat Partai Gerindra Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Politisi Partai Demokrat, Surya Makmur Nasution (SMN), mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Walikota/Wakil Walikota Batam ke Sekretariat Partai Gerindra, Kota Batam, Sabtu (16/11/2019).

Surya Makmur Nasution, didampingi kalangan aktivis pemuda dan mahasiswa, diterima fungsionaris Gerindra, Arifudin Jalil dan Panitia Pendaftaran Balon Walikota dan Wakil Walikota Batam.

"Saya ini politisi orang biasa, dari orang biasa. Visi misi saya tentu berpihak kepada orang-orang biasa atau warga biasa Batam," kata SMN, Ketua Umum Kahmi Kepri itu di hadapan kader Gerindra, dalam rilis yang diterima Tribunbatam.id.

Iapun menjelaskan visi dan misinya untuk ikut berlaga di Pemilihan Walikota (pilwako) Batam.

"Saya punya visi untuk mewujudkan warga Batam tidak lapar, tidak sakit, tidak bodoh, tidak kumuh, tidak banjir dan tidak macet.

PILKADA BATAM 2020 - Lukita Ungkap Alasan Ikut Penjaringan Partai Demokrat dan Gerindra

Dari lima persoalan inilah Batam masa depan akan menjadi warga dunia," ujar Anggota DPRD Kepri periode 2009-2014 dan 2014-2019 ini.

Batam tidak lapar berarti, lapangan pekerjaan terbuka bagi pencari kerja. Investasi masuk. UMKM tumbuh dan berkembang menjadi kekuatan ekonomi warga.

Batam tidak sakit, maksudnya, setiap warga Batam memperoleh jaminan pelayanan kesehatan yang prima.

Rumah sakit daerah atau milik pemerintah memberi jaminan akses pelayanan kesehatan, menggunakan BPJS atau non-BPJS.

Batam tidak bodoh, maksudnya setiap warga memiliki hak sama memperoleh pendidikan yang layak hingga pendidikan menengah dan atas (12th).

Partai Gerindra Usung Iman Sutiawan Dalam Pilkada Batam 2020

Selain itu, memfasilitasi warga berprestasi ke perguruan tinggi secara berkeadilan.

Batam tidak kumuh, maksudnya, saatnya penataan permukiman warga, terutama ruli-ruli direlokasi dan revitalisasi permukimannya.

Batam tidak banjir, maksudnya, kota seluas 715 Km2 ini harus terbebas dari banjir, yang dimulai dari permukiman penduduk.

Infrastruktur jalan diperluas, namun jangan sampai meminggirkan hak warga dengan berkeadilan.

Batam tidak macet, maksudnya, penataan lalu lintas dan transportasi harus berjalan normal. Akses jalan ke permukiman ditata.

Olivia Putri Nia Daniaty Sebut Sosok Mantan Terindahnya, Ternyata Dokter Tampan Ini

Kemudian, Batam harus memiliki public transportation, transportasi publik yang dapat melayani semua warga kota.

Kemacetan Batam harus dikelola dan diatur dengan manajemen transportasi yang mampu mengurai kemacetan dari hulu sampai hilir.

"Kelima persoalan ini yang saya jadikan dalam satu visi saya, yaitu, Mewujudkan Batam Bagus Menjadi Warga Dunia," tegasnya.

(*/tribunbatam.id)

Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved