BATAM TERKINI

UMK Batam 2020 Diputuskan Kamis, Ini Harapan Serikat Pekerja

Meski pemerintah dan asosiasi pengusaha telah menyetujui kenaikan UMK pada angka 8,51 persen, namun gabungan serikat buruh masih menolak

UMK Batam 2020 Diputuskan Kamis, Ini Harapan Serikat Pekerja
wahyu
Umk Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Jelang penetapan Upah Minimum Kota (UMK) 2020, penolakan kenaikan upah pekerja tahun depan terus bergulir dari kalangan asosiasi serikat buruh di Kota Batam.

Meski pemerintah dan asosiasi pengusaha telah menyetujui kenaikan UMK pada angka 8,51 persen , namun gabungan serikat buruh masih menolak kenaikan pada angka tersebut.

Pasalnya, serikat buruh menilai kenaikan tersebut tidak sesuai dengan pertumbuhan inflasi dan kebutuhan di Kota Batam.

Hal itu diungkapkan Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam, Alfitoni saat dihubungi Tribunbatam.id, Rabu (20/11/2019).

"Kita tahu besok angka UMK akan diumumkan langsung oleh Gubernur, apakah itu diangka 8,51 persen atau 15 persen. Namun yang kami minta, mohonlah provinsi terlebih dahulu melakukan survei upah layak, baru ditetapkan," ujarnya.

UMK Batam 2020 Tunggu Keputusan Gubernur Kepri Isdianto, Pernah Naik Rp 600 Ribu di Era Sani



Dikatakannya, kenaikan upah pada angka 8,51 persen merupakan kajian atau survei secara nasional.

"Jadi jangan disamakan dengan kenaikan angka nasional. Kami sudah menyodorkan hasil survei dari serikat buruh itu pada angka 15 persen," ungkapnya.

Ia melanjutkan, saat rapat dewan pengupahan di tingkat provinsi kemairin, masih dua angka usulan yang dibawa ke meja gubernur.

Yakni 8,51 persen dari pengusaha dan pemerintah dan 15 persen dari asosiasi serikat buruh.

Namun terlepas usulan mana yang akan disetujui, pihaknya hanya meminta agar provinsi dapat melakukan survei upah layak.

Halaman
123
Penulis: Beres Lumbantobing
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved