Rabu, 22 April 2026

Ahok Dinilai Rizal Ramli sangat Payah, Juru Bicara Gus Dur : Tanya ke Para Taipan

Polemik yang terjadi pasca penunjukkan Basuki Tjahja Purnama atau Ahok memimpin Pertamina ditanggapi Rizal Ramli.

instagram @niluhdjelantik
Ahok Pakai Seragam Pertamina 

Sebab Rizal Ramli menurutnya tidak pernah memiliki masalah personal kepada Ahok.

Kritik yang disampaikan Rizal Ramli kepada Ahok justru dilakukan untuk menyelamatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"AHOKers gak usah panik. Bang RR tdk pernah sentimen personal. Terkait Ahok, (1) konteksnya selamatkan BUMN dr kerusakan tak ada yg bisa usut korupsi dia, komisioner KPK malah bangga bisa foto bareng Ahok, (2) selamatkan rising star politik Erick Tohir dari masuk kubangan politik," jelas Adhie.

"Padahal Bang RR dalam sejarahnya tak pernah serang orang secara personal kecuali langkah & kebijakannya sbg pejabat publik, dng fakta2 akurat, ktedibel fan terukur. Karena prinsipnya, kalau kita tidak bisa memperbaiki, ya mencegah agar kerusakan tidak jadi lebih parah," tegasnya.

Tidak ingin memicu prasangka, Edhie menyebutkan agar Menteri BUMN, Erick Thohir dapat bertanya kepada para taipan mengapa tidak merekrut Ahok menjadi CEO mereka.

"Kalau mau jawaban fair, kita (wabil khusus MenBUMN Erick Tohir) tanya ke Agung Podomoro or Agung Sedayu or Sinar Mas Group, Artha Graha & para taipan top lainnya: 'Kenapa gak mau rekrut Pak Ahok jadi CEO di perusahaan mereka?'," jelasnya.

Fahri Hamzah Dukung Ahok

Sikap Fahri Hamzah yang semula sangat menentang dan bersikukuh menjatuhkan Basuki Tjahja Purnama atau Ahok dalam kasus penistaan agama kini berubah.

Fahri Hamzah justru dukung Ahok pimpin Pertamina saat ini.

Dukungan tersebut diungkapkan fahri Hamzah lewat program Aiman tayangan Kompas TV yang diposting ulang akun @R4jaPurwa; pada Selasa (19/11/2019).

Dalam tayangan tersebut, dukungan yang diberikan Fahri Hamzah merujuk pada Perundang-undangan yang berlaku, yakni Pasal 27 Undang-undang Dasar (UUD).

Dalam ketentuan tersebut dijelaskan setiap Warga Negara Indonesia (WNI) memiliki hak dan kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan.

"Pasal 27 Undang-undang Dasar jelas mengatakan segala warga negara bersamaan kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan, dan wajib menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan dengan tanpa ada kecualinya," papar Fahri Hamzah.

Sehingga menurutnya polemik yang dialami Ahok harus diluruskan oleh pemerintah.

"Apa yang terjadi dengan saudara Basuki haruslah boleh terjadi pada seluruh orang di seluruh Indonesia ini, di setiap jengkal tanah Indonesia ini. Itu harus dijelaskan," imbuh Fahri Hamzah.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved