Ahok Dinilai Rizal Ramli sangat Payah, Juru Bicara Gus Dur : Tanya ke Para Taipan
Polemik yang terjadi pasca penunjukkan Basuki Tjahja Purnama atau Ahok memimpin Pertamina ditanggapi Rizal Ramli.
"Menjunjung tinggi hukum," tegasnya.
Sementara, terkait catatan buruk yang dilakukan oleh Ahok, Fahri menekankan pemerintah memiliki tugas untuk menjelaskan kepada masyarakat.
"Saya ingin pemerintah menjelaskan itu!," imbuhnya.
Sikap Ahok
Selain sejurus dengan Perundang-undangan, dukungannya terhadap Ahok memimpin Pertamina karena sikap Ahok.
Ahok yang terkenal merupakan sosok yang kerasa dan tegas menurutnya sangat dibutuhkan dalam pengembangan Pertamina.
"Kalau soal talenta saya termasuk yang menganggap BUMN itu memerlukan saudara Ahok, karena ada beberapa institusi di BUMN itu memerlukan orang keras, memerlukan orang tegas," jelas Fahri Hamzah.
Sehingga apabila demikian, pemilihan Ahok untuk memimpin Pertamina menurutnya, tidak menemui masalah.
Hal tersebut menilik segi hukum dan kemampuan Ahok yang tidak bersinggungan dengan persyaratan pengangkatan pejabat di BUMN.
Oleh karena itu, Fahri Hamzah meminta agar pemerintah, khususnya Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo untuk membela Ahok.
"Kalau itu dia (Jokowi) bikin clear, bela lah saudara Basuki dengan terbuka," imbuhnya.
Pembelaan katanya juga akan diberikannya apabila proses pengangkatan Ahok memimpin Pertamina dilakukan dengan benar.
"Saya akan bela kalau itu tidak ada kesalahan," imbuh Fahri Hamzah.
"Harus fair (adil) dong semua orang di republik ini, ya harus mendapatkan hak-haknya. Nggak boleh ada orang yang selama-lamanya kemudian kita siksa seperti dulu kita menyikas Partai
Komunis selama-lamanya nggak boleh ngapa-ngapain. Nggak boleh itu," tambahnya.
Dirinya kembali menegaskan dukungannya kepada Ahok memimpin Pertamina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/21112019-ahok-pakai-seragam-pertamina.jpg)