Jumat, 10 April 2026

Andi Taufan Garuda, CEO Amartha yang Jadi Staf Khusus Milenial Jokowi, Lulusan ITB dan Harvard

Biodata Andi Taufan Garuda Putra, CEO Amartha yang menjadi Staf Khusus Milenial Jokowi saat ini, ternyata lulusan ITB dan Harvard.

Instagram.com/@amarthaid
Andi Taufan Garuda, CEO Amartha yang Jadi Staf Khusus Milenial Jokowi, Lulusan ITB dan Harvard. 

TRIBUNBATAM.idCEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra kini menjadi salah satu staf khusus milenial Jokowi periode 2019-2014.

Amartha adalah perusahaan pionir teknologi finansial peet to peer lending (tekfin p2p lending).

Perusahaan yang menyediakan situs web, menghubungkan pendana dalam melakukan pendanaan usaha mikro kecil di Indonesia.

“Andi Taufan Garuda Putra, umur 32 tahun, telah meraih banyak penghargaan inovasi atas kepeduliannya terhadap sektor-sektor UMKM. Jadi CEO PT Amartha Mikro Fintek.

Tugas khusus untuk mengembangkan inovasi," kata Presiden Joko Widodo saat memperkenalkan Andi Taufan

Selain itu, staf khusus lainnya seperti Putri Tanjung (Pendiri dan CEO Creativepreneur), Adamas Belva Syah Devara (CEO Ruang Guru), Angkie Yudistia (CEO Thisable Enterprise), Gracia Billy Mambrasar (Putra Papua), Ayu Kartika Dewi (Perumus Gerakan Sabang Merauke) dan Amminudin Maruf (Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia).

Fakta-fakta Angkie Yudistia, Tuna Rungu Jadi Staf Khusus Presiden Jokowi, Sempat Tak Yakin Menikah

 

Amartha hadir sebagai bisnis sosial yang memiliki visi untuk mewujudkan kesejahteraan merata di Indonesia dan serta mendorong percepatan inklusi keuangan terutama untuk ekonomi informal serta masyarakat piramida terbawah di pedesaan.

Pria yang akrab disapa Taufan ini lahir di Jakarta, 24 Januari 1987 merupakan lulusan Sarjana Bisnis, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Master of Public Administration, Harvard Kennedy School.

Dia adalah lulusan dari SD Al-Azhar Kelapa Gading, Jakarta, Andi Taufan melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 6 Makassar, Sulawesi Selatan. Kemudian pada tahun 2004 ia tamat dari SMA Negeri 5 Bandung, Jawa Barat.

Sebelumnya, Taufan bekerja sebagai konsultan bisnis untuk IBM Global Business Services selama hampir dua tahun.

LOWONGAN KERJA BATAM - Tak Ada Stand Khusus Panitia Job Fair, Pencaker Bingung Cari Tempat Bertanya

Saat melihat banyak pelaku usaha mikro di pedesaan mengalami kesulitan untuk mendapatkan akses finansial saat berkunjung ke desa Ciseeng, Bogor, Jawa Barat.

Pada 2009, Taufan meninggalkan pekerjaannya dan mendirikan Amartha dengan berbentuk microfinance atau lembaga keuangan mikro.

Pada 2016, Amartha bertransformasi menjadi tekfin p2p lending sebagai upaya menjangkau jutaan pelaku usaha mikro perempuan di pedesaan.

Fakta-fakta Angkie Yudistia, Tuna Rungu Jadi Staf Khusus Presiden Jokowi, Sempat Tak Yakin Menikah

Di 2019, Amartha mengantongi izin usaha Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berhasil menyalurkan Rp1,6 triliun kepada lebih dari 340 ribu mitra di 5.400 pedesaan.

Aria Widyanto, Chief Risk and Sustainability Officer Amartha menyatakan, “Amartha berbangga dan mendukung sepenuhnya atas dilantiknya Taufan, pendiri dan CEO Amartha sebagai Staff Khusus Presiden.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved