Irjen Arman Depari Meradang Ketika DPRRI Sebut BNN Cuma Tempat Penampungan Jenderal Nganggur

Silakan saja bubarkan, sekalian saja anggota di dalamnya dibakar dan dikremasi saja," jelas Arman kepada wartawan di lokasi penggerebekan pabrik narko

Irjen Arman Depari Meradang Ketika DPRRI Sebut BNN Cuma Tempat Penampungan Jenderal Nganggur
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari 

TRIBUNBATAM.id - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PAN Sarifuddin Sudding mengkritik kinerja BNN dalam pemberantasan narkoba di Indonesia.

Ia mengatakan, BNN tak menunjukkan langkah konkret dalam memberantas narkoba di Indonesia.

Bahkan, ia menyebut BNN hanya seperti tempat penampungan jenderal non-job.

"Saya lihat lembaga ini jadi tempat penampungan jenderal non-job saja. Kalau Kombes mau jadi Brigjen, ya masuk BNN dulu."

"Jadi banyak perwira-perwira polisi yang di Mabes diparkir dulu di BNN supaya dapet bintang Brigjen," beber Sudding di Ruang Rapat Komisi III DPR, Senayan, Jakarta.

Menurutnya, sikap dan kinerja BNN tidak seperti sedang menghadapi ancaman narkoba.

"Saya katakan kejahatan ini sungguh sangat luar biasa, extraordinary."

"Dan memang pola-pola penanganannya juga harus luar biasa. Jadi tidak hanya biasa," ucapnya.

"Kejahatan narkoba ini kejahatan transnasional, sampai anak SD pun kena lewat berbagai bentuk macam narkoba."

"Ini ancaman bagi generasi bangsa kita," imbuhnya

Lantas, Sudding meminta BNN menunjukkan data yang mencerminkan kinerja BNN selama ini.

"Coba beri data konkret, berapa jaringan narkoba yang bapak putus mata rantainya?"

"Berapa jumlah narkoba yang bapak rampas? Berapa banyak uang negara yang bapak selamatkan?," Tanya Sudding.

Kepala BNN Heru Winarko lantas membantah pernyataan Sarifuddin Sudding yang menyebut BNN tempat penampungan jenderal non-job.

"Enggak," ucapnya seusai rapat dengan Komisi III DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Halaman
123
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved