Mata Agnez Mo Berair saat Luapkan Emosi ke Deddy Corbuzier; Ada Apa?
‘debat domestik’ netizen di negara kelahirannya, lebih karena ‘salah paham’ soal penggunaan kata dalam bahasa Inggris dan Indonesia.
- Agnez pun menjelaskan, nasionalisme bukan sesuatu yang ‘dikatakan’ tapi ditunjukkan dengan perbuatan.
- Mata Agnez Mo Berair saat Luapkan Emosi Nasionalisme ke Deddy Corbuzier; Ada Apa?
BATAM, TRIBUN-BATAM.id — Mata penyanyi tenar Agnes Monica (33) atau populis dengan Agnez Mo, berair kala sesi live interview via video call di akun YouTube @Deddy Corbuzier, Jumat (29/11/2019) malam waktu Indonesia.
Agnes terlihat begitu emosional dan sempat tersendak saat ditanya oleh ‘mantan’nya, “apakah kamu Indonesia sih..”
Sedekade lalu, Agnez Mo dan Deddy, pernah terikat hubungan asmara.
Agnez menyebut pesulap dengan nama panjang Andreas Deodatus Deddy Cahyadi Sunjoyo itu dengan sahabat tapi mesra.
"Aku sama Deddy kenal sudah lama, bersahabat. Dari dulu sudah pengen ketemu. Tapi karena jadwal selalu bentrok dan kami sama-sama sibuk, jadinya baru bisa ketemu lagi," kata Agnez seusai syuting di salah satu televisi swasta di Kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Senin malam, 7 April 2014 silam.
Pertanyaan Deddy itu menyinggung potongan video ‘wawancara’ dengan Kevan Kenney dalam video YouTube Build Series NYC, pekan lalu.
Di Indonessia, potongan video berdurasi 27.03 menit dalam bahasa Inggris itupun jadi viral, heboh, karena menjurus kepada ‘mempertanyakan’ nasionalisme wanita bernama panjang, Agnes Monica Milijoto itu.
Perihal wawancara itu, Agnez Mo diintervew di sebuah ruangan apartemen di New York, Amerika.
• Gus Miftah Sahabat Dekat Deddy Corbuzier Datang ke Batam Minggu Ini
Sedangkan, mentalist Deddy Corbuizer (42 tahun), mewawancara Agnez di ‘studio ruang kerjanya’ di Jakarta.
Inilah kali pertama Agnez Mo, mengklarifikasi langsung isu perundungan netizen yang mempertanyakan nasionalismenya, saat diwawancara oleh presenter Kevan Kenney dalam video YouTube Build Series NYC by Yahoo!, Jumat (22/11/2019) lalu.
Suasana emosional itu mulai terbangun, saat Dedy mengulik, soal nasionalisme dan pilihan kata yang digunakan Agnez saat diwawancara Kevan Kenney;
"Ini hal yang sangat pribadi buat saya," kata Agnez dalam bahasa Inggris bercampur Indonesia.
Agnez tersentak. Menunduk, lalu kalimatnya terbata-bata.
"Ini melukai saya karena ini sangat personal bagi saya."
Lalu, Deddy pun memotong dengan kalimat tanya, “Agnez apakah menangis yaa..?
Dengan sedikit terbata-bata, Agnez menjawab;
"No, but its mmm.. ketika saya ingin melakukan ini di AS, salah satu yang alasan paling penting adalah karena saya ingin membagi budaya saya (Indonesia) ke dunia," kata Agnez.
Dalam wawancara yang diunggah dengan judul ‘AGNEZ MO MENJAWAB INDONESIA - EXCLUSIVE❗️KLARIFIKASI” itu, Agnez pun menjelaskan, nasionalisme bukan sesuatu yang ‘dikatakan’ tapi ditunjukkan dengan perbuatan.
"Kapanpun aku melakukan interview di sini, saya nggak perlu kasih tahu, tapi saya selalu memilih untuk melakukannya (mengakui diri sebagai Indonesia)," tambahnya.
Sejak diunggah, 28 November lalu, hingga Sabtu (30/11/2019) pukul 17.00 WIB, lalu, video itu sudah ditonton lebih 1,985,308 akun.
Sudah hampir lebih 139 ribu orang yang membagikannya, dengan enggangemen comment lebih 29,813 item percakapan.
• Mobil Listrik Deddy Corbuzier Kebal Aturan Ganjil Genap, Begini Alasannya
Deddy adalah Youtubers dengan 6.48M subscribers.
Untuk wawancara ini Deddy menggunakan tiga tagar #agnezmo #indonesia #klarifikasi
Agnez Mo memperlihatkan ‘kelihaiann’ dan level penguasaanya terhadap tema wawancara dengan Deddy.
Dia mengakui ‘debat domestik’ netizen di negara kelahirannya, lebih karena ‘salah paham’ soal penggunaan kata dalam bahasa Inggris dan Indonesia.
Agnez pun mengklarifikasi ‘debat’ itu dengan membawa transkrip wawancaranya dengan Kevan.
Dia juga menghitung di menit ke berapa, klip wawancara ‘nasionalismen” yang dipermasalahkan netizen di Indonesia.
“Di menit ke-4 hingga menit ke-7; kami omongin indenesia. Itu karena dia tahu saya orang indonesia.”
Bahkan, dengan lugas, Agnez menyebut, dalam wawancara itu dia menghitung berapa kali dia menggunakan kata “my country” untuk menegaskan nasionalismenya.
“Saya 3 kali pakai kata ‘My Country” Indonesia, itu kata kepemilikan. Saya tidak memakai kata “your country,” atau they country.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/agnez_monica1.jpg)