HARI AIDS SEDUNIA
HIV/AIDS di Batam Cenderung Meningkat, Sekitar 30 ODHA Datang Setiap Hari ke Rumah Sakit
Data Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kota Batam, sebanyak 6.727 orang tercatat mengidap HIV dan 2.501 orang mengidap AIDS hingga November 2019
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Septyan Mulia Rohman
Hal itu dapat terjadi karena para buruh ini kerap 'jajan' diluar.
"Jadi analoginya itu, pekerja ini katakanlah sang suami 'jajan' atau berhubungan seks di luar kemudian pulang kerumah, lalu main sama istri. Tidak tahunya wanita yang dipakai di luar itu mengidap penyakit, akibatnya terjadilah penularan penyakit tersebut hingga ke keluarga," ujar Daffy Liansyah Minggu (1/12/2019).
Berbeda dengan Pekerja Seks Komersial (PSK), ia menyebutkan angka pengidap HIV diantara PSK justru kecil.
Hal itu dikarenakan pengetahuan dan pemahaman mereka akan bahaya dan cara mencegah penularan virus tersebut.
"Jadi ketika mereka akan melakukan hubungan seks dengan pelanggannya, para PSK ini sudah memahami fungsi alat kontrasepsi misalnya. Tanpa kondom mereka enggan melakukan," ucap Daffi Liansyah.
Daffi Liansyah juga mengajak warga Batam agar menjaga kesehatan terutama dalam penularan HIV/ AIDS dan menghindari perilaku penularannya.
Penularan itu bisa melalui darah, cairan kelamin dan air susu ibu. Cara penularan dapat dilakukan melalaui transfusi darah, kontak luka dan cairan kelamin seperti sperma melalui hubungan seksual di luar nikah.
"HIV itu tidak mengenal orang. Semua kalangan bisa terkena. Dan semua orang bisa terhindar selama kita bisa menjaga dirinya, " ucapnya.(tribunbatam.id/Bereslumbantobing)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/01122019_rsud-embung-fatimah-kedatangan-sekitar-30-orang-pengidap-hivaids-setiap-harinya.jpg)