Inilah Alasan Mendikbud Nadiem Makarim Hapuskan UN, Untuk Hilangkan Tingkat Stres Pelajar

Wacana Penghapusan UN ini setelah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) diduduki oleh mantan Bos Gojek Indonesia Nadiem Makarim.

Tribunnews/Jeprima - Instagram/therealdisastr
Dian Sastrowardoyo menanggapi pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim 

TRIBUNBATAM.id - Ujian Nasional (UN) di Indonesia masih akan dikaji oleh Kemendikbud untuk dihapuskan.

Wacana Penghapusan UN ini setelah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) diduduki oleh mantan Bos Gojek Indonesia Nadiem Makarim.

Program-program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) semakin hari semakin terlihat jelas..

Peringati Hari Juang Kartika, Anggota Kodim 0317/TBK Buat Karya Bakti di Karimun

SEDANG BERLANGSUNG, Live Streaming Timnas Indonesia VS Vietnam SEA Games 2019 di RCTI

Baru-baru ini Kemendikbud sedang mengkaji kemungkinan penghapusan ujian nasional (UN).

Alasannya adalah supaya menciptakan kesinambungan sistem pendidikan dan dunia industri.

"Banyak sekali aspirasi dari masyarakat. Sebenarnya dari guru, dari murid, dari orangtua yang sebenarnya banyak juga dari mereka yang inginnya bukan menghapus, tapi menghindari hal yang negatif," ujar Nadiem di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Sabtu (30/11/2019) yang dilansir melalui Kompas.com.

Jadwal Lengkap Munas 9 Partai; Penetapan 270 Calon Kepala Daerah Turun Sebelum Juni 2020

Dia mencontohkan, dampak negatifnya adalah tingkat stres yang tinggi pada siswa saat persiapan ujian nasional.

Kemudian, ia berujar saat siswa menghadapi ujian yang pelajarannya tidak dikuasai, ada rasa khawatir yang berlebihan.

Meski wacana ini sudah dikaji, Nadiem mengatakan, kebijakan yang akan dilakukan tidak akan sekadar menghapus UN.

Namun, akan ada perbaikan sistem kelulusan bagi siswa.

Tagar Pak Nadiem trending di twitter setelah pidato menyambut Hari Guru 2019 keluar
Tagar Pak Nadiem trending di twitter setelah pidato menyambut Hari Guru 2019 keluar (TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA)
Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved