ANAMBAS TERKINI

Tembus Syarat Minimum Independen KPU, Fachrizal dan Johari Mantap Ikut Pilkada Anambas 2020

Fachrizal dan Johari tidak menutup ruang dengan opsi bergabung ke partai politik jelang hari H Pilkada Anambas 2020 nanti.

Tembus Syarat Minimum Independen KPU, Fachrizal dan Johari Mantap Ikut Pilkada Anambas 2020
tribunbatam.id/rahmatika
Pertemuan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas Ir. Fachrizal dan Johari bersama awak media di pos komando Anambas Lawa di Jalan Tanjung No.22, Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (30/11/2019) malam kemarin. Kedua pasangan ini optimis mencapai target 5 ribu dukungan suara lewat jalur independen di Pilkada Anambas 2020. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS- Bakal calon Bupati Kepulauan Anambas Ir. Fachrizal bersama bakal calon Wakil Bupati Johari mendapat suara dukungan formulir yang mendapat tandatangan sebanyak 3.423 dari daerah pemilihan (dapil) Siantan, Palmatak, dan Jemaja.

Dalam pertemuan di Pos Komando Anambas Lawa di Jalan Tanjung No.22, Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri Sabtu  (30/11/2019) malam kemarin, mereka menargetkan 5 ribu dukungan suara. 

Sekitar bulan Februari pasangan Ical Long Enon dan Johari akan mendaftar ke KPU Kabupaten Kepulauan Anambas. pihaknya akan mendaftarkan ke KPU.

"Artinya apa, kami berani menyatakan ini syarat minimum yang diminta oleh KPU sudah terlampaui. Makanya saya berani mengadakan konferensi pers ini, ini lah salah satunya yang membuat saya mengundang awak media. Masih ada waktu sekitar dua bulan lagi untuk mencapai target 5 ribu dukungan," ujar Fachrizal.

Fachrizal  yakin dengan timnya yang berjuang dan ingin perubahan untuk Anambas dapat mengumpulkan suara pada Februari nanti bisa mencapai 5 ribu dukungan.

Ical berniat mencalonkan diri sebaga bakal calon Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas pada Pilkada Anambas 2020 untuk memperbaiki kampungnya. 

Bakal calon Wakil Bupati Anambas, Johari memaparkan alasan pihaknya memilih jalur indenpenden karena profesi mereka bukan di politik.

"Kami sadar bahwa kami ini bukan profesi di bidang partai politik. Seperti Pak Ical, latar belakang Beliau orang yang lama berkecimpung di dunia migas, sedangkan saya hukum. Oleh karena kami bukan kader parpol kami sadar, jadi bukan karena kami tidak suka dengan parpol, tapi ukur dirilah kira-kira tak masuk kita cobalah jalur lain," ungkap Johari.

Meski demikian, mereka berdua tidak menutup ruang dengan opsi bergabung ke partai politik jelang hari H Pilkada Anambas 2020 nanti.

Kedua bakal pasangan calon ini memiliki sejumlah misi, diantaranya membangun pemerintah yang berwibawa profesional berbasis pada keahlian yang berorientasi pada pelayanan masyarakat, membangun dan mengembangkan manajemen pendidikan berkualitas serta sistem pelayanan kesehatan yang murah, cepat, dan ramah. 

Halaman
12
Penulis: Rahma Tika
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved