10.746 Berkas e-KTP Menumpuk di Sei Beduk dan Batuaji, Tunggu Blangko Dari Pusat

Camat Batuaji Ridwan mengatakan lambatnya proses pencetakan e-KTP bukan dari Kota Batam, melainkan karena terbatasnya distribusi blangko dari pusat

10.746 Berkas e-KTP Menumpuk di Sei Beduk dan Batuaji, Tunggu Blangko Dari Pusat
tribunbatam.id
Camat Batuaji, Ridwan. Keterbatasan blangko e-KTP dikeluhkan oleh pihak kecamatan. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sebanyak 6.946 berkas elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) dari tahun 2018 sampai 2019 belum tercetak di Kecamatan Batuaji.

Hal tersebut disebabkan kurangnya distribusi blangko dari pusat.

Camat Batuaji Ridwan mengatakan, dari tahun 2018 sampai dengan 2019 pengajuan pembuatan e-KTP yang masuk ke kantor Camat Batuaji sebanyak 13.702 berkas.

"Yang sudah selesai dicetak baru sebanyak 6.756 berkas," kata Ridwan, Selasa (3/12/2019).

Dia mengatakan, lambatnya proses pencetakan e-KTP bukan dari Kota Batam, melainkan karena terbatasnya distribusi blangko dari pusat.

Blanko e-KTP Terbatas, Camat Batuaji Minta Warga Bersabar

"Ini blangko yang tidak ada, jadi kita tidak bisa berbuat apa-apa," kata Ridwan.

Dia berharap agar masyarakat bersabar jika e-KTP belum juga tercetak sampai saat ini.

Sementara di Kecamatan Sei Beduk, Tanjungpiayu Batam, berkas e-KTP yang belum tercetak hingga akhir tahun 2019 sebanyak 3.800 berkas.

"Berkas yang masuk dari Maret 2019 hingga penghujung November 2019, belum bisa dilakukan pencetakan sampai saat ini, karena tidak ada blangko," kata Sekretaris Kecamatan Sei Beduk, Delferi.

Dia menjelaskan selain berkas e-KTP yang belum dicetak, ada sebanyak 1.168 e-KTP yang sudah dicetak namun belum diambil pemiliknya.

"Kita menghimbau kepada masyarakat agar pro aktif datang, siapa tahu e-KTP nya sudah tercetak," kata Delferi.

Untuk warga yang e-KTP nya belum belum dicetak agar bersabar sampai distribusi blangko normal.

"Kalau blangko e-KTP sudah ada, nanti kita akan proses semua," kata Delferi.

(Tribunbatam.id/ Ian Sitanggang)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved