BATAM TERKINI

Isu Kelangkaan Gas Elpiji, Komisi II DPRD Kota Batam Panggil Disperindag dan Pertamina

Pertemuan ini dikarenakan keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji subsidi 3 kilogram.

Isu Kelangkaan Gas Elpiji, Komisi II DPRD Kota Batam Panggil Disperindag dan Pertamina
tribunbatam.id/roma uly sianturi
Komisi II DPRD Kota Batam panggil Disperindag dan Pertamina, Jumat (6/12/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Komisi II DPRD Kota Batam kembali memanggil perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam dan PT Pertamina. Pertemuan ini berlangsung sebagai Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Pertemuan ini dikarenakan keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji subsidi 3 kilogram. RDP dipimpin langsung oleh Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho.

Perwakilan Disperindag, Wawan mengatakan, upaya untuk mengatasi kelangkaan pihaknya turun langsung ke lapangan dan merazia di banyak pengecer.

Seperti di wilayah SMAN 3 hingga Legenda Malaka, pihaknya sudah menyita lebih dari 500 tabung gas elpiji.

Demikian juga di wilayah Sagulung dan sekitarnya.

Wali Kota Batam Rudi Disindir Politisi, Gegara Gelar Operasi Pasar Gas Elpiji 3 Kg

"Di Batam kita banyak pengecer. Kami juga memberitahukan secara resmi ke Pertamina agen yang dirasa rawan sehingga dilakukan operasi pasar," kata Wawan, Jumat (5/12/2019).

Diakuinya operasi pasar untuk menyetabilkan stok di lapangan. Zonasi bahan bakar tergantung zona massa yang dilayani sehingga tidak merata.

"Terkait beberapa lokasi daerah pemukiman baru, kami meminta bantuan ke kecamatan dan kelurahan dan meminta untuk pengajuan pangkalan," katanya.

Jumlah pangkalan di Batam sebanyak 2000. Terdiri dari 11 zona, diantaranya :

1. Batu Aji 3 agen
2. Sagulung 3 agen
3. Sei Beduk 1 agen Dyah Kerosin Pradana
4. Batam Kota 2 agen
5. Nongsa 1 agen
6. Bengkong 3 agen
7. Lubuk Baja 1 agen
8. Batu Ampar 1 agen
9. Sekupang 1 agen
10. Belakang Padang 1 agen
11. Bulang Galang 1 agen

Selain itu, di seluruh SPBU di Batam ada pangkalan. Untuk kuotanya ditentukan oleh Pertamina.

"Kami hanya mengawasi distribusi. Kuota Batam BPH Migas. Kelangkaan selalu kami monitor, dan beberapa area rawan kami lakukan operasi pasar.

Halaman
123
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved