Pakai Pesawat Baru Selundupkan Moge Antik Harley Davidson, Ini Fakta Lain Sepak Terjang Dirut Garuda
Harley Davidson antik dan sepeda Brompton diselundupkan dari Prancis ke Indonesia dengan pesawat baru Garuda Indonesia,
#Pakai Pesawat Baru Selundupkan Moge Antik Harley Davidson, Sepak Terjang Dirut Garuda Mengejutkan
TRIBUNBATAM.id - Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau Ari Ashkara akhirnya dipecat dari jabatannya.
Kasus penyelundupan motor gede alias moge Harley Davidson dan sepeda Brompton yang melibatkan mantan Dirut itu dinilaui telah mencoreng nama Garuda Indonesia.
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan akhirnya menunjukkan kepada awak media onderdil atau suku cadang motor Harley Davidson dan sepeda Brompton selundupan yang jadi penyebab Ari Ashkara didepak dari jabatannya.
Barang mewah itu diselundupkan karyawan di maskapai Garuda Indonesia pada pesawat baru milik maskapai ini Airbus A330-900 NEO.
Harley Davidson dan sepeda Brompton tersebut diselundupkan dari Prancis ke Indonesia.
Diketahui Garuda Indonesia mulai mengoperasikan pesawat baru berbadan lebar (wide body) Airbus A330-900 NEO, yang mulai dioperasikan Rabu malam (27/11/2019).
Melansir kompas.com, Berdasarkan pemantauan Kompas.com, diketahui jenis dari motor Harley Davidson tersebut keluaran tahun 1972 berwarna merah dan krem.
Sementara itu jika dilihat secara lebih teliti, suku cadang motor Harley Davidson yang diselundupkan tidak nampak baru.
Terlihat noda di beberapa bagian motor tersebut.
Onderdil motor tersebut dikirim dengan dibagi melalui 18 kardus berwarna coklat yang berisi beberapa suku cadang di masing-masing kardus tersebut.
Selain itu, juga terdapat dua sepeda Brompton berwarna hijau army.
Diketahui, harga sepeda lipat tersebut berada di kisaran sekitar Rp 30 juta hingga termahal mencapai lebih dari Rp 80 juta.
Sebelumnya, Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan mengatakan, pemilik motor dan sepeda tersebut merupakan karyawan on board dalam penerbangan dari Perancis ke Indonesia.
“Dibawa oleh salah satu karyawan yang onboard dalam penerbangan tersebut,” kata Ikhsan dalam keterangan resminya.
Kasubdit Humas Bea dan Cukai Deni Surjantoro mengatakan, barang-barang tersebut ditemukan saat petugas melakukan pengecekan di hanggar pesawat milik PT GMF di kawasan Bandara Soekarno Hatta pada Minggu (17/11/2019) lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/26112019_penyelundupan-harlery-davidson.jpg)