BINTAN TERKINI
Cuaca Ekstrem Landa Perairan Bintan, Kapolsek Bintan Timur Himbau Nelayan Kenakan Life Jacket
Kapolsek Bintan Timur, AKP Krisna Ramadhani menghimbau kepada para nelayan agar lebih berhati-hati saat berlayar di perairan Bintan.
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
Sementara itu, gelombang tinggi di perairan Kepri mencapai 6 meter di daerah Natuna, dan 5 meter pada perairan Anambas.
Perairan Tanjungpinang-Bintan mencapai 2,5 meter, dan perairan Lingga/Dabo mencapai 1,3 meter.
"Perairan Batam, dan Karimun tinggi gelombang hanya 1 meter saja," ucapnya.
Disampaikannya, BMKG memberikan himbauan untuk transportasi laut, dan aktivitas kelautan agar waspada terhadap gelombang tinggi.
"Selain itu, juga kita himbau adanya potensi hujan lebat pada pagi dan dini hari di wilayah Lingga, Tambelan, dan Natuna," himbaunya.
Efek Badai Kammuri, BMKG Keluarkan Peringatan Dini
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berikan peringatan adanya cuaca ekstrem di Kepulauan Riau atau Kepri.
BMKG Kelas II Tarempa Dudi Juhadinata mengatakan bahwa hujan lokal dengan intensitas lebat pada suhu 25-31°C masih akan terjadi hingga Senin (9/12/2019).
"Secara umum kondisi cuaca diprakirakan hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang. Untuk itu kita himbau kepada pengguna transportasi laut tetap waspada terhadap gelombang," kata Dudi melalui WhatsApp, pada Minggu (8/12/2019).
Sebab adanya daerah pusaran angin (siklonik) di sekitar wilayah Natuna, oleh sebab itu penumpukan massa udara di wilayah Kepulauan Riau menambah peluang pembentukan awan - awan hujan.
Ia juga katakan bahwa peringatan dini gelombang sudah dikeluarkan sejak tanggal 6-8 Desember 2019 terdapat tropical strom Kammuri 1004 hPa di Laut Cina Selatan yang berdampak pada ketinggian gelombang di wilayah Laut Natuna Utara diprakirakan mencapai 6 meter.
• BMKG Prediksi Hujan Lokal Hingga Hujan Sedang Terjadi di Wilayah Anambas, Sabtu (7/12) Ini
Sedangkan di wilayah perairan Kepulauan Anambas dan Kepulauan Natuna gelombang mencapai 4 hingga 6 meter.
Dari informasi yang Tribunbatam.id himpun, kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka bagian utara, perairan Utara Sabang, perairan Kepulauan Anambas, Natuna, dan Laut Natuna utara. Kondisi tersebut mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang disekitar wilayah tersebut.
Untuk keselamatan pelayaran sudah diperingati dengan resiko gelombang tinggi tersebut.
Perahu nelayan dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m. Kapal tongkang dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m.
Kapal Ferry dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 4 m. Kapal ukuran besar seperti kapal kargo dan kapal pesisir dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 m.
Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.
(tribunbatam.id/alfandi simamora/endra kaputra/rahma tika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kapolsek-bintan-timur-akp-krisna.jpg)