BINTAN TERKINI
Cuaca Ekstrem Landa Perairan Bintan, Kapolsek Bintan Timur Himbau Nelayan Kenakan Life Jacket
Kapolsek Bintan Timur, AKP Krisna Ramadhani menghimbau kepada para nelayan agar lebih berhati-hati saat berlayar di perairan Bintan.
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Kapolsek Bintan Timur, AKP Krisna Ramadhani menghimbau kepada para nelayan agar lebih berhati-hati saat berlayar di perairan Bintan.
Pasalnya, beberapa hari ini cuaca ekstrem melanda wilayah perairan Provinsi Kepri, khususnya di perairan Kabupaten Bintan sendiri.
Akibatnya, gelombang diperkirakan sangat tinggi dan angin bertiup kencang, sehingga dikawatirkan berbahaya bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di laut, khususnya bagi para nelayan.
"Kita himbau kepada para nelayan untuk lebih berhati-hati saat berlayar mencari ikan, jika cuaca memang tidak memungkinkan untuk berlayar jangan dipaksakan,"ucapnya, Minggu (8/12/2019).
Krisna mengatakan, untuk memastikan warga dan nelayan mendapatkan pertolongan jika terjadi hal yang tidak di inginkan, pihaknya sudah membuat posko bantuan bencana alam di Desa Mapur, Bintan Timur.
• Efek Badai Kammuri, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Kepri, Tinggi Gelombang 6 Meter
"Semalam, Sabtu (7/12) saya langsung bertemu dengan masyarakat dan nelayan di pulau terluar, memberikan himbauan untuk berhati-hati saat beraktivitas di laut.
Pada kesempatan itu saya juga sudah pantau kesiapan anggota dalam menjalankan penjagaan di posko yang sudah kita dirikan di desa mapur, Bintan Timur," tuturnya.
Krisna memberitahu, untuk memastikan para nelayan lebih aman saat berlayar, jajaran Polsek Bintan Timur juga memberikan sejumlah life jacket kepada para nelayan.
"Kemarin kita juga sudah membagikan life jacket serta alat keselamatan berlayar untuk para nelayan, dan kita harapkan para nelayan bisa menggunakannya," ucapnya.
Krisna juga menambahkan, saat bertemu dengan masyarakat dan berbincang-bincang, pihaknya menampung banyak cerita dari masyarakat pulau terluar.
"Baik itu mulai dari keluh kesah terkait keterbatasan listrik, dan kisah hidup di pulau terpencil, tentunya kami akan menindaklanjuti dan ingin terus bersama masyarakat dalam menjaga pulau-pulau terluar ini," ungkapnya.
Tinggi Gelombang Laut Natuna 6 Meter
Sementara itu, perkiraan cuaca Kepulauan Riau (Kepri) termasuk Batam, Minggu (8/12/2019) terjadi hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir, dan angin kencang.
Hal itu disebabkan, adanya daerah pusaran angin (siklonik) di sekitar wilayah Natuna menyebabkan adanya penumpukkan massa udara di wilayah Kepri yang menambah peluang pembentukan awan-awan hujan.
Forecaster on duty Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas l Hang Nadim Batam Made Rony mengatakan, suhu udara di Kepri berkisar 23 sampai 32 derajat celcius.
• Info Cuaca Kepri Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang, Tinggi Gelombang Laut Natuna 6 Meter
"Kecepatan angin mulai 5 sampai 35 kilometer perjam, dengan kelembaban udara 65 sampai 98 persen," ujarnya dalam memberikan prakiraan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kapolsek-bintan-timur-akp-krisna.jpg)