Jawaban Mahfud MD Soal Tebusan 8,3 Miliar yang Diminta Abu Sayyaf untuk Bebaskan 3 WNI

Begini Jawaban Mahfud MD Soal Tebusan 8,3 Miliar yang Diminta Abu Sayyaf untuk Bebaskan 3 WNI

Jawaban Mahfud MD Soal Tebusan 8,3 Miliar yang Diminta Abu Sayyaf untuk Bebaskan 3 WNI
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Jawaban Mahfud MD Soal Tebusan 8,3 Miliar yang Diminta Abu Sayyaf untuk Bebaskan 3 WNI 

Jawaban Mahfud MD Soal Tebusan 8,3 Miliar yang Diminta Abu Sayyaf untuk Bebaskan 3 WNI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD akhirnya buka suara soal permintaan kelompok teroris Abu Sayyaf untuk pembebasan 3 Warga Negara Indonesia (WNI).
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan langkah penyelamatan dan pembebasan tanpa mengorbankan satu jiwa pun masih berproses.
Pemerintah masih bernegosiasi untuk membebaskan tiga nelayan warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok teroris Abu Sayyaf di selatan Filipina.

Saat ini, menurut Mahfud MD kelompok Abu Sayyaf masih menutup diri. Dia menegaskan pemerintah tidak akan begitu saja menuruti kelompok Abu Sayyaf yang meminta tebusan sekitar Rp8,3 miliar.

Hasil Sidang Komdis PSSI, Pukul Pemain Persib Bandung, Arif Satria Dapat Hukuman Larangan Bermain

Ahok BTP dan Dirut Pertamina Temui Presiden Jokowi, Diminta Untuk Atasi Defisit Neraca Perdagangan

"Ya kan minta tebusannya Rp8,3 miliar, kalau kita nuruti tebusan terus, masa kalah sama perampok (teroris)," ucapnya di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/12/2019).

Mahfud MD melanjutkan kedua negara (Indonesia dan Filipina) terua melakukan komunikasi intensif terkait upaya pembebasan tiga WNI tersebut.

Diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah meminta bantuan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, untuk membebaskan tiga nelayan WNI yang disandera kelompok teroris Abu Sayyaf.

Follow Instagram Tribun Batam:

Penyanderaan ini diketahui publik lewat sebuah video di media sosial Facebook. Dalam video itu, para nelayan mengirim pesan agar Jokowi membebaskan mereka dengan membayar tebusan.

Tiga WNI itu bernama Maharudin Lunani (48), Muhammad Farhan (27), dan Samiun Maneu (27).

Mereka diculik saat melaut dan memancing udang di Pulau Tambisan, Lahad Datu, Sabah. Insiden itu terjadi pada 24 September 2019. (Tribunnews.com/Theresia Felisiani)

Kelompok teroris Abu Sayyaf memang menjadi momok nelayan Indonesia khususnya daerah kawasan sebelah utara Sulawesi dan Halmahera.

Halaman
1234
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved