Omnimbus Law Dongkrak Perekonomian, 74 Undang-undang Dilebur

Pemerintah akan keluarkan jurus sakti yakni omnimbus law guna menarik investasi. Simak omnimbus law perpajakan

Omnimbus Law Dongkrak Perekonomian, 74 Undang-undang Dilebur
instagram/jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

TRIBUNBATAM.id - Pemerintah akan keluarkan jurus sakti yakni Omnimbus Law guna menarik investasi.

Terlebih perekonomian Indonesia tahun 2020 diprediksi akan tumbuh lebih baik bila dibandingkan dua tahun sebelumnya.

Ekonom BNI Ryan Kiryanto optimistis hal itu terjadi dengan upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mendorong agar DPR segera mengesahkan Omnibus Law.

"Kenapa kita optimis tahun depan lebih baik dari 2018, 2019? Karena ada jurus sakti yang namanya omnibus law," ucapnya ditemui di Labuan Bajo, NTT, Senin (9/12/2019).

Omnibus law di dalamnya berisi 74 undang-undang yang pada akhirnya dilebur menjadi satu dalam aturan itu.

"Sebanyak 74 undang-undang yang conflicting itu nanti akan diambil alih oleh omnibus law," ujarnya.

Apalagi, proses omnibus law oleh pemerintah sedang disusun dan diprediksi sebelum akhir tahun 2019, sudah disahkan oleh DPR nantinya.

Apalagi, Omnibus Law ini merupakan kemudahan bagi pemerintah agar dapat menarik investor tanpa harus berpatok terhadap aturan undang-undang.

 Salah satunya mengatur terkait perpajakan yang selama ini selalu dipersoalkan oleh pelaku usaha serta investor.

"Saya dengar bulan Desember ini lagi dirapikan, lalu diketok sama DPR. Kedua, ada omnibus law terkait dengan perpajakan. Kartu saktinya ada di omnibus law. Pajak untuk korporasi dapat diskon 300 persen," katanya.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved