Kisah Dibalik Ritual Syahwat di Gunung Kemukus, Juru Kunci Makam Pangeran Samudro Ungkap Ini
Bagi yang percaya dengan mitos ritual syahwat ini, mereka akan datang pada Kamis malam Jumat Pon ke Gunung Kemukus di Desa Pendem, Sragen
Dari cerita itu, kemudian menyebar ke masyarakat bahwa Pangeran Samudro selingkuh dengan ibu tirinya. Sehingga ketika datang ke makam harus menyertakan kekasih.
Kepercayan itu kemudian berkembang apabila memiliki cita-cita agar dikabulkan, harus melakukan ritual seks di Gunung Kemukus.
"Pada tahun 1990-an sampai 2000-an memang banyak ritual mesum itu, sekarang sudah tidak ada lagi ritual gitu-gituan," kata dia.
Menurut dia, masyakarat yang datang seharusnya melakukan ziarah. Tidak melakukan ritual yang menyimpang.
"Ritual mesum itu hanya dimanfaatkan orang mencari keuntungan, yang benar di sini berziarah," kata dia.
Ia mengaku, kapasitasnya hanya memberikan imbauan pada pengunjung. Sedangkan perilaku prostitusi di luar komplek makam, di luar kewenangannya.
Sedangkan alasan banyak peziarah datang di Kamis malam Jumat Pon, karena hari pasaran Jawa tersebut dipercaya hari meninggalnya Pangeran Samudro.(bur)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/12122019_gunung-kemukus.jpg)