HEADLINE TRIBUN BATAM
Ari Askhara Punya 8 Jabatan, di Perusahaan Anak dan Cucu Garuda Indonesia
Lima direksi, termasuk mantan Dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara rupanya menempati posisi komisaris di sejumlah anak dan cucu usaha Garuda Indonesia.
Namun menurutnya, para direksi yang menjadi komisaris anak usaha itu tak menerima penghasilan.
Ia pun mempertanyakan kinerja Dewan Komisaris Garuda Indonesia karena tidak mengawasi rangkap jabatan para direksi Perseroan.
"(Waktu periode saya) 2-3 maksimum (jadi komisaris) tapi enggak terima gaji," ungkapnya.
Namun, ketetapan rangkap komisaris kemudian dibatasi saat Kementerian BUMN berada di bawah kendali Dahlan Iskan.
Dahlan mengatur satu orang hanya boleh menduduki komisaris di 1 perusahaan pelat merah.
Mengutip Peraturan Menteri BUMN PER-02/MBU/02/2015 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas BUMN, Dewan Komisaris dilarang memangku jabatan rangkap sebagai Anggota Dewan Komisaris/Dewan pengawas.
Dalam kasus ini, seorang komisaris dilarang menjadi komisaris lagi di perusahaan pelat merah dan anak usaha.
"Ketentuan ini tidak berlaku apabila pengangkatan anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas dilakukan dalam rangka pengawasan BUMN/Perusahaan dalam program penyehatan berdasarkan penugasan khusus dan Menteri," tulis Permen BUMN itu.
Direksi Sementara
Setelah mencopot direksi lama, Kementerian BUMN akhirnya menunjuk jajaran direksi sementara maskapai penerbangan pelat merah itu.
Untuk sementara, posisi Direktur Utama diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Fuad Rizal.
Ia didampingi Pikri Ilham Kurniansyah sebagai Direktur Niaga, Tumpal Manumpak Hutapea sebagai Pejabat Direktur Operasi, Mukhtaris sebagai Direktur Teknik dan Layanan, Joseph Dajoe K Tendean sebagai Pejabat Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha, serta Captain Aryaperwira Adieksana sebagai Direktur Human Capital.
"Sampai RUPSLB, akan ditentukan kementerian dan pemegang saham lainnya pengurus definitif,” kata Fuad di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019).
Jajaran direksi sementara ini datang ke Kementerian BUMN untuk menghadap Menteri Erick Thohir.
Mereka kemudian mendapat pesan khusus dari Erick tentang bagaimana mengelola perusahaan maskapai pelat merah ini ke depan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/headline-13-des-2019.jpg)