HARI INFANTERI 2019
HARI JUANG KARTIKA - Ketika 'Raksasa Perang Dunia' Ditaklukan 4 Hari 4 Malam di Pertempuran Ambarawa
Pasukan TKR bertempur habis-habisan melawan tentara Inggris yang diperkuat pasukan Gurkha di Ambarawa.
TRIBUNBATAM.id - Besok, Minggu 15 Desember 2019, segenap jajaran TNI Angkatan Darat (AD) dan tak terkecuali masyarakat Indonesia secara umum akan memperingati Hari Juang Kartika atau Hari Infanteri.
Dilansir dari Wikipedia, Hari Juang Kartika TNI Angkatan Darat adalah tanggal khusus yang khusus Korps Infanteri TNI AD dan diperingati setiap tanggal 15 Desember untuk mengenang Pertempuran Ambarawa.
Ya. sebagaimana diketahui, peringatan Hari Juang Kartika atau Hari Infanteri tak bisa dilepaskan dengan sejarah perang Ambarawa 74 tahun silam tepatnya 15 Desember 1945 .
Seperti apa kisah Perang Ambarawa yang sangat fenomenal ini? Marik Ikuti seksama!
Dilansir dari Kompas.id dalam artikel 'Palagan Ambarawa: Pertempuran Pasukan “Semut Merah” Vs Sekutu palagan atau pertempuran Ambarawa adalah momen pertempuran infanteri terbesar dalam sejarah militer Indonesia.
Pertempuran ini diawali dengan rangkaian konflik antara pasukan Sekutu dengan TKR dan para pemuda Republiken. Pasukan Sekutu dimotori pasukan dari British India di Magelang, Ambarawa, dan Semarang.
Para serdadu TKR (Tentara Keamanan Rakyat) menggunakan bambu runcing dan senapan Arisaka, berhadapan dengan serdadu Inggris-India dengan senapan Lee Enfield.
Peristiwa ini juga hanya berselang dua bulan dengan pertempuran lima hari di Semarang (15-19 Oktober 1945) yang juga peristiwa besar dalam sejarah Indonesia.
Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Hari Juang Kartika, Mengenang Palagan Besar di Ambarawa' Ambarawa merupakan salah satu wilayah yang menjadi lokasi pertempuran besar pada pertengahan Desember 1945.
Perang berlangsung selama empat hari. Perang itu berakhir pada 15 Desember 1945.
Demi menghormati dan menghargai peran anggota TKR yang gugur dalam Palagan Ambarawa, setiap 15 Desember diperingati sebagai Hari Juang Kartika (dulunya Hari Infanteri).
Berikut ini rangkuman perang Ambarawa:
Awal Mula Perlawanan
Kehadiran Tentara Sekutu dan Belanda di Indonesia pada 1945 tak hanya untuk menanamkan benih kolonialisme baru. Mereka juga mencoba melucuti senjata dan mengamankan tentara Jepang.
Dilansir dari Harian Kompas terbitan 15 Desember 1987, kejadian yang membuat Indonesia marah diawali saat Belanda memasang benderanya di Ambarawa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/14-12-2019-kisah-pertempuran-ambarawa.jpg)