INSPIRASI

Ditolak 6 Perusahaan karena Tunarungu, Andhika Sukses Bangun Kopi Tuli, Target 1000 Cabang di Daerah

Meski sempat ditolak bekerja di perusahaan, Mohammad Andhika Prakoso kini sukses membangun kerajaan bisnisnya bernama Kopi Tuli.

Ditolak 6 Perusahaan karena Tunarungu, Andhika Sukses Bangun Kopi Tuli, Target 1000 Cabang di Daerah
kontan/venny suryanto
Pemilik Kopi Tuli, Mohammad Andhika P 

Tak berhenti di masa sekolah saja, dirinya juga merasa kesulitan saat di bangku kuliah, ia bilang saat itu sulit sekali bersosialisasi dengan teman-teman sekelasnya bahkan tersulitnya kalau sudah dalam pembagian kelompok untuk mengerjakan tugas. 

“Ketika mereka tahu saya tuli, semakin sulit saya untuk diterima di kelompok tersebut,” Jelas Andhika. 

Ia juga mengatakan bahwa dirinya sempat sangat sulit untuk mendapatkan pekerjaan setelah melamar di berbagai tempat.

Bahkan setelah dihubungi untuk di interview, perusahaan tersebut bisa langsung menolaknya karena dirinya memiliki keterbatasan. 

“Saya dulu pernah lamar ke lebih dari 200 perusahaan. Saat itu ada sekitar enam perusahaan yang memanggil lagi untuk di interview. Tapi begitu mereka tahu saya tuli mereka menolak saya,” tambahnya. 

Hingga saat itu, Andhika tak berhenti mencari ide dan pekerjaan apa yang bisa dirinya lakukan.

Sampai akhirnya, muncul ide untuk bagaimana membuka bisnis kekinian dengan tujuan yang mulia untuk bisa juga memberdayakan orang-orang disabilitas khususnya tuli untuk mudah mendapatkan pekerjaan. 

Saat itu, Andhika memiliki ide bisnis untuk membuka Kopi yang bernama Kopi Tuli

Uniknya Kopi Tuli ini sangat berbeda dari gerai kopi lain pada umumnya.

Gerai ini menjadi salah satu gerai kopi yang pendirinya hingga karyawannya merupakan 100% orang yang tuli atau keterbatasan dalam mendengar. 

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved