Minggu, 26 April 2026

PILGUB KEPRI

Soerya Respationo Jadi Jagoan di Pilgub Kepri, Isdianto Masih Pembahasan, Sinyal Pisah?

Soerya masih dijagokan sebagai calon gubernur, sedangkan Isdianto sendiri masih dalam pembahasan untuk dijadikan sebagai pendamping

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ICHWAN NUR FADILLAH
Soerya Respationo saat berfoto dengan para kader PDIP Kota Batam, Sabtu (21/12/2019) di Pusat Informasi Haji Batam. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tak hanya Pemilihan Walikota (Pilwako) Batam, Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepri pun menarik dinanti.

Pasalnya, banyak nama bermunculan. Dua diantaranya adalah Soerya Respationo dan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri saat ini, Isdianto.
Keduanya santer diisukan akan maju bersama saat Pilgub Kepri 2020 nanti.







Bahkan, beberapa kali sinyal politik dikirim oleh Soerya kepada awak media.
"Saya akan maju bersama Pak Isdianto. Doakan saja dan minta restunya," katanya, dalam beberapa kali pertemuan.
Namun, dalam rapat konsolidasi internal DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Batam di Pusat Informasi Haji Batam, Sabtu (21/12/2019) siang, keseriusan keduanya menjadi tanda tanya.



Walau sosok Soerya atau akrab disapa Romo masih dijagokan sebagai calon gubernur, nama Isdianto sendiri masih dalam pembahasan untuk dijadikan sebagai pendamping.
Hal ini tersirat dari pernyataan Sekretaris DPD PDIP Kepri, Lis Darmansyah saat memberikan kata sambutan sekaligus membuka agenda rapat.
"Sampaikan kepada masyarakat jika kita (PDIP) punya figur untuk Batam dan Kepri. Di Batam ada beberapa, untuk Kepri ada Pak Soerya. Kalau ditanya wakil, bilang ini masih dibahas partai," katanya di depan ratusan kader.
Lis pun menyebut, dalam menghadapi kontestasi politik nanti, komitmen setiap kader adalah kunci bagi keberhasilan PDIP keluar sebagai pemenang.
"Kita harus jemput bola. Sosialisasikan kepada masyarakat Batam dan Kepri. Apalagi 1,3 juta warga Batam ini adalah sebagian pemilih di Kepri," sambungnya.
Sementara itu, keputusan untuk pencalonan keduanya, baik Soerya maupun Isdianto masih menunggu arahan dari pengurus pusat partai asuhan Megawati Soekarno Putri ini.
Partai dengan logo banteng bermoncong putih ini pun tampak serius untuk membidik kemenangan pada ajang pemilihan kepala daerah lima tahunan itu.
Tergambar dari semangat para kader sebelum rapat konsolidasi dimulai.

Kembalikan Formulir ke Partai Hanura Kepri

Jelang pemilihan gubernur (Pilgub) Kepri tahun 2020, sosok Soerya Respationo dan Isdianto kembali jadi sorotan.

Pasalnya, kedua figur ini memastikan akan maju bersama.

Walau beberapa waktu lalu masih malu-malu, kini keduanya mulai berani menunjukkan kemesraannya di depan publik.

Terbaru, Rabu (12/12/2019), keduanya pun saling berdampingan saat mengembalikan formulir penjaringan ke kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Kepri.

Pada kesempatan itu, Soerya mengungkap alasan dirinya menggandeng sosok Isdianto sebagai pendampingnya, jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepri tahun 2020 mendatang.

Kecelakaan di Batam, Pemilik Sepeda Motor Tak Bertuan Minim Petunjuk, Ada Bercak Darah di Lokasi

Bocah Perempuan di Tanjungpinang Tewas Setelah Disengat Tawon, Hati Hati dengan Serangga Ini

"Salah satu alasan kami berpasangan tentu adalah kalkulasi. Seluruhnya telah dipertimbangkan dan mudah-mudahan dengan kalkulasi ini tidak meleset," ungkapnya singkat.

Dia pun berharap, seluruh elemen masyarakat di Provinsi Kepri juga dapat memberikan dukungan doa dan restunya terhadap kedua figur ini.

"Setiap calon yang mencalonkan diri tentu berharap memperoleh dukungan yang sebanyak-banyaknya untuk menang," ucapnya memberikan komentar perihal memaksimalkan dukungan dari pendukung Nurdin Basirun.

Akan tetapi, Soerya pun hingga kini masih menunggu keputusan dari pengurus partai di pusat.

"Dukungan telah kami terima dari PKB, Gerindra, dan Hanura. Yang lainnya juga telah berkomunikasi," katanya.

Soerya-Isdianto Berpotensi Pisah

Meski dalam beberapa kali kesempatan, Soerya dan Isdianto terlihat mesra, potensi keduanya pisah di pemilihan Gubernur Kepri tahun depan, masih mungkin terjadi.

Tak menutup kemungkinan, Soerya dan Isdianto malah akan menjadi lawan dalam memperebutkan kursi orang nomor satu di Kepri itu.

Diketahui status Isdianto saat ini menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri.

SK Bernomor 121.21/6344/Sekjen itu ditandatangani Mendagri. Surat dikeluarkan pada 12 juli 2019 tentang Penugasan Wakil Gubernur Kepri Isdianto selaku pelaksana tugas Gubernur Kepri.

Dia menggantikan Gubernur Kepri Non Aktif Nurdin Basirun yang ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan, Juli 2019 lalu.

Kini, posisi Nurdin Basirun berstatus terdakwa, dan masih menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dengan nomor perkara 106/Pid.Sus-TPK/2019/PN Jkt.Pst.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved