BATAM TERKINI

Pergantian Tahun, Kapolda Kepri Larang Masyarakat Main Mercon Saat Malam Tahun Baru

Kapolda Kepri mengimbau masyarakat Kota Batam tidak euforia, pihaknya juga melarang menggunakan mercon, untuk antisipasi kebakaran

TRIBUNBATAM.id
Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Jelang malam pergantian tahun, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto mengimbau masyarakat Kota Batam tidak euforia. Pihaknya juga melarang menggunakan mercon, untuk mengantisipasi kecelakaan.

"Mari kita satukan komitmen untuk menjaga negara kita yang kita cintai. Natal dan malam pergantian tahun baru, kita menghindari euforia. Kita tidak mau ada kecelakaan kebakaran.

Sehingga secara resmi kita larang petasan," tegas Andap, Senin (23/12/2019).

Selain itu, di tengah situasi yang ada, musim angin utara pada November dan Desember, pihaknya juga berharap tidak ada kecelakaan di laut.

"Berangkat dari pengalaman pada tahun sebelumnya, kita mengantisipasi TKI ilegal, sehingga tidak terjadi kecelakaan. Kita saling mendukung dan melengkapi," katanya.

Satu Unit Rumah Terbakar di Kijang Bintan, Petugas Damkar dan Polisi Turun ke TKP

Istri Pergi Pengajian, Suami Paksa Anak Tiri Layani Birahinya, Polisi : Ini Sudah Kesekian Kalinya

Ia menambahkan pada momen perayaan Natal, mulai dari 24, 25 dan 26 Desember 2019, pihaknya juga mengamankan Misa Natal. Demi menjaga kerukunan umat beragama menjalankan ibadah.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto melakukan operasi lilin dengan melihat kesiapan secara umum di Bandara Hang Nadim, Senin (23/12/2019). 

Ia mengatakan operasi lilin ini sebagai operasi kemanusiaan. 

"Kita melayani saudara kita yang berangkat atau yang datang," ujar Andap saat berada di Pos Terpadu Bandara Hang Nadim Polresta Barelang.

 





Diakuinya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Paling utama adalah melayani masyarakat sebaik mungkin. 
"Kalau ada kejadian di sini, langsung dilaporkan. Selain memberikan pelayanan bersifat kemanusiaan, memonitor kesiapan pelayanan di sini," tuturnya.


Petugas yang berjaga di Bandara Hang Nadim ini harus berkoordinasi terus dengan pihak kepolisian. Itu sebagai wujud mengantisipasi situasi. 
"Basarnas, bandara, Bea Cukai, TNI, Polri dan lainnya harus bersatu sehingga memberikan pelayanan terbaik," katanya.
Andap melanjutkan dalam mengantisipasi ancaman kerawanan, masing-masing petugas harus menjaga dan mengantisipasi. 

Di Tanjungpinang sendiri, di ibukota Provinsi Kepri dan Bintan, Anambas, pihaknya juga menjaga terutama kedatangan wisman. 
"Sampai saat ini, semua berjalan dengan baik. Berharap kerjasama dengan semua pihak dalam menjaga kamtibmas," katanya. (tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved