Gerhana Matahari Bakal Lewati Batam 26 Desember, Kemenag RI Imbau Warga Lakukan Sholat Gerhana

Kamis 26 Desember 2019 besok, 7 Provinsi di Indonesia termasuk Kepri akan melihat gerhana matahari cincin. Kemenag RI menghimbau warga sholat kusuf.

TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA/FREEPIK.COM
Ilustrasi gerhana matahari 

Melansir gerhanaIndonesia, baskom dan air bisa jadi alat bantu pengamatan gerhana yang paling sederhana.

Ada aspek fisika optik yang menarik untuk diketahui sebelum menggunakan baskom dan air untuk melihat gerhana Desember nanti.

Permukaan air dapat memantulkan sebagian atau seluruh cahaya yang datang padanya.

Bergantung pada sudut datangnya, cahaya yang datang tegak lurus dengan permukaan air (sudut datang 0 derajat) sebagian besar akan diteruskan.

Hanya sekitar 3% saja yang dipantulkan kembali oleh permukaan tersebut.

Sebaliknya, cahaya yang datang dengan sudut datang lebih dari 80 derajat sebagian besar akan dipantulkan.

Hal ini menjelaskan kenapa permukaan air bukan merupakan cermin yang baik untuk memeriksa muka kita.

Pada saat gerhana Desember nanti, posisi Matahari yang jauh dari ufuk justru membuat air menjadi sarana pengamatan yang mudah diakses.

Cukup dengan menampung air di suatu wadah, pengamatan gerhana dapat dilakukan dengan aman.

Air menjadi reflective filter alami yang bisa dibuat oleh masyarakat umum.

Hanya saja, perlu menjadi catatan bahwa melihat pantulan Matahari selama lebih dari 10 detik tidak disarankan.

Meski hanya 3% dari intensitas aslinya, pantulan sinar Matahari masih cukup menyilaukan,

2. Kamera pinhole (kamera lubang jarum)

Kamera ini dapat dibuat sendiri dengan bahan-bahan yang sederhana.

Terdapat banyak tutorial dari internet untuk membuat kamera lubang jarum dengan berbagai variasi bentuk.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved