TIMNAS INDONESIA
Tukangi Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Boyong Staf Pelatih dari Korsel, Ini Daftarnya
Shin Tae-yong tidak akan bekerja sendiri di tim Merah Putih. Pelatih berusia 49 tahun itu akan ditemani tiga asisten pelatih asal Korea Selatan.
Tukangi Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Boyong Staf Pelatih dari Korsel, Ini Daftarnya
TRIBUNBATAM.id - PSSI secara resmi mengikat Shin Tae-yong sebagai pelatih timnas Indonesia.
Di timnas Indonesia, Shin Tae-yong dikontrak dengan durasi hingga empat tahun ke depan.
Selain sebagai pelatih timnas senior, Shin Tae-yong juga ditugaskan untuk menjadi pelatih timnas U-20 Indonesia yang akan bermain di Piala Dunia U-20 2021.
Pelatih asal Korea Selatan itu juga diberikan tugas untuk menjadi manajer timnas U-16 dan U-23 Indonesia.
"Shin Tae-yong akan menjadi pelatih timnas Indonesia senior dan U-20," kata Ketua Umum PSSI, M Iriawan.
"Namun, dia juga ingin memantau perkembangan timnas level usia seperti U-23 dan U-16," ucap pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.
• Final Liga 1 Putri 2019 - Kalahkan Tira Persikabo, Persib Bandung Putri Juara Liga 1 2019
• VIDEO Detik-detik Penyerangan Petugas Hotel Oleh 2 Orang Viral di Medsos, Dipicu Masalah Ini
Shin Tae-yong tidak akan bekerja sendiri di tim Merah Putih.
Pelatih berusia 49 tahun itu akan ditemani tiga asisten pelatih asal Korea Selatan.
Dalam sesi perkenalan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/12/2019), Shin Tae-yong tidak menyebutkan siapa saja asisten pelatih asal Korea Selatan yang dibawanya ke timnas Indonesia.
Follow Instagram Tribun Batam:
Meski begitu, di media Korea Selatan sudah disebutkan nama-nama asisten pelatih yang akan menemani Shin Tae-yong.
Mereka adalah Gong Oh-kyun (asisten pelatih), Kim Hae-won (pelatih kiper), dan Lee Jae-hong (pelatih fisik), yang akan bertugas membantu Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong juga akan dibantu oleh pelatih lokal asal Indonesia, untuk namanya masih dirahasiakan.
Salah satu nama pelatih lokal yang akan bertugas membantu Shin Tae-yong kemungkinan besar adalah Indra Sjafri.
Meski begitu, Indra Sjafri tidak terlihat dalam peresmian Shin Tae-yong hari ini.
"Shin Tae-yong akan membawa beberapa pelatih dari Korea Selatan. Untuk pembagian tugasnya, silahkan tanya langsung kepadanya," kata Iwan Bule.
Profil Sin Tae-yong
Shin Tae Yong lahir di Yeongdeok, Korea Selatan pada 11 Oktober 1970.
Ia merupakan mantan pemain sepak bola Korea Selatan yang bermain sebagai gelandang serang.
Shin Tae Young pensiun jadi pemain karena cidera di pergelangan kakinya.
Setelah itu ia ditawari untuk membantu pelatih Miron Bleiberg.
Nama panggilannya adalah 'Asian Mourinho' menurut John Duerden.
Setelah lulus SMA, Shin Tae Yong mendaftar di Universitas Yeungnam.
Dan awalnya bergabung dengan tim sepak bola Universitas, pada usia sembilan belas tahun.(1)
Sebelum Shin Tae Yong pindah ke Queensland Roar, dia adalah pemain satu klub dari klub K League Seongnam Ilhwa Chunma.
Dari 2008 hingga 2012, Dia adalah manajer Seongnam Ilhwa Chunma dan memenangkan Liga Champions AFC 2010 bersama tim.
Pada 10 Februari 2015, Shin diangkat menjadi pelatih kepala Korea Selatan U-23.(2)
Shin Tae Yong merupakan mantan pemain sepak bola Korea Selatan yang bermain sebagai gelandang serang.
Pada tahun 1992, Shin Tae Yong pindah ke Seongnam FC.
Dia bermain 12 musim untuk klub, mengumpulkan 296 penampilan pertandingan dengan 76 gol.
Queensland Roar FC
Pada tahun 2005, Shin Tae Yong dirancang oleh Roar Queensland di kompetisi A-League Australia.
Pada usia tiga puluh enam, ia pensiun karena masalah pergelangan kaki.
Karir Internasional
Shin Tae Yong adalah bagian dari tim nasional Korea Selatan U-17, U-20, dan U-23.
Pada tahun 1992, Shin Tae Yong ia melakukan debut internasionalnya untuk pasukan senior Korea Selatan.
Gol internasional pertamanya untuk negaranya datang pada 30 th April 1996, dalam kemenangan 5-4 melawan Israel.
Shin Tae Yong telah mewakili tim nasionalnya di Olimpiade Musim Panas 1992 dan Piala Asia AFC 1996.
Pada tahun 1997, Shin Tae Yong pensiun dari tim nasional Korea Selatan setelah memperoleh 23 caps dengan tiga gol internasional.
Karier Manajerial
Setelah pensiun sebagai pesepakbola, Shin Tae Yong menerima peran asisten pelatih di Queensland Roar FC.
Dia membantu Miron Bleiberg terutama dengan pelatihan keterampilan.
Pada 2008, Shin Tae Yong melanjutkan melayani di Seongnam Ilhwa Chunma, pertama sebagai juru kunci.
Kemudian, ia ditugaskan sebagai manajer Seongnam Ilhwa Chunma.
Di bawah panduannya, klub memenangkan Liga Champions AFC 2010.
Pada 10 th Februari 2015, Shin Tae Yong diangkat sebagai pelatih kepala Korea Selatan U-23 tim nasional.
Pada Juni 2017, Shin Tae Yong menjadi pelatih kepala tim nasional senior Korea Selatan setelah mantan pelatih kepala Uli Stielike dipecat.
Meskipun dua kali imbang tanpa gol, tim Korea Selatan di bawah Shin memperoleh kualifikasi ke Piala Dunia FIFA 2018 di Rusia.
Kemudian pada 2017, Shin Tae Yong juga berhasil mengantarkan Timnas Korea Selatan U-20 melaju sampai babak 16 besar Piala Dunia U-20 2017.
Berbekal pencapaian-pencapaian apik yang pernah dimiliki, Shin Tae-yong layak untuk dicoba sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Jika dipilih, Shin Tae-yong akan menjadi pelatih asal Asia pertama yang menukangi Tim Merah-Putih.(*)
Profil Karier Pemain dan Pelatih
Nama : Shin Tae Yong
Lahir: Yeongdeok, Korea Selatan pada 11 Oktober 1970
Riwayat Karir: pemain sepakbola, pelatih sepakbola
Kebangsaan: Korea Selatan
Istri: Cha Young-ju
Anak: Shin Jae-won dan Sin Jae-hyeok
Pemain Junior
1988–1991 - Yeungnam University
Pemain Senior
1992–2004 - Seongnam FC 296 main, 76 gol
2005 - Queensland Roar FC 1 kali main, 0 gol
Pemain Timnas
1987 - Korea Selatan U-17 4 kali main, 2 gol
1988 - Korea Selatan U-20 2 gol
1991 - 1992 Korea Selatan U-23 19 kali main, 4 gol
1992 - 1997 Korea Selatan 23 main, 3 gol
Karir Kepelatihan
2009 - Seongnam Ilhwa Chunma (sementara)
2010 - 2012 Seongnam Ilhwa Chunma
2014 - Korea Selatan (sementara)
2016 - 2017 Korea Selatan U-23
2017 - Korea Selatan U-20
2017 - Korea Selatan
Shin Tae Yong tak memiliki rekor mentereng bersama timnas senior Korea Selatan.
Dari 21 penampilan, Shin Tae Yong cuma bisa mencatatkan 7 kemenangan dan 6 hasil imbang.
Sedangkan 8 laga sisanya berakhir dengan kekalahan untuk Taeguk Warriors.
Jika dirata-rata, Shin Tae Yong cuma mengumpulkan 1,29 poin per pertandingan bersama timnas senior Korea Selatan.
Soal gol, Korsel arahan Shin Tae Yong juga tak bagus-bagus amat.
Dari 21 laga tersebut, gawang Korsel kebobolan 27 kali dan cuma mencetak 26 gol.
Di kelompok usia U-20, Shin Tae Yong pernah menangani timnas muda Korea Selatan meski tak lama.
Hanya tujuh bulan jadi pelatih di tim itu (Januari-Juli 2017), Shin Tae Yong menjalani empat pertandingan yang cuma sekali bisa dimenangkan.
Sisanya, satu laga berakhir draw dan dua pertandingan berujung kekalahan.
Sepanjang kariernya menjadi juru taktik, Shin baru sekali melatih tim luar negeri yakni di Australia bersama Brisbane Roar.
Namun, saat itu Shin hanya menjadi asisten manajer.(*)
(Bolasport)