TANJUNGPINANG TERKINI

Selamat Dari Maut di Pantai Trikora Bintan, Satria Ceritakan Detik Detik Hidup dan Matinya

Satria (47) warga Tanjungpinang yang tinggal di Griya Permata Permai Kilometer 14, terseret arus laut saat sedang asik berenang di Pantai Trikora

Selamat Dari Maut di Pantai Trikora Bintan, Satria Ceritakan Detik Detik Hidup dan Matinya
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
Satria (kaos hitam), korban selamat usai terseret arus di Pantai Trikora, Bintan, Rabu (1/1/2020) 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Libur awal tahun 2020 yang berlangsung di Pantai Trikora Bintan, nyaris memakan korban.

Satria (47), warga Tanjungpinang yang tinggal di Griya Permata Permai Kilometer 14, terseret arus laut saat sedang asik berenang di Pantai Trikora Bintan, Rabu (1/1/2020) lalu.

Beruntung, dia berhasil diselamatkan personel Polres Bintan yang saat itu sedang bertugas di kawasan pantai.

Selamat dari maut, Satria masih ingat jelas saat detik-detik kejadian sore hari itu.

"Pikiran saya pokoknya saat itu, maut sudah dekat dengan saya," katanya saat diwawancara Tribunbatam.id, Kamis (2/1/2019).

Satria bercerita, sebelum terseret gelombang dan arus laut, dia sedang bermain di pinggir pantai menggunakan pelampung dari ban dalam mobil.

Asik Berenang di Pantai Trikora Bintan, Seorang Pengunjung Terseret Ombak, Begini Nasibnya

Banyak Restoran di Pinggir Pantai Belum Terpasang Tapping Box, Ini Kata Anggota DPRD Batam

Rokok Mahal, Penikmat Rokok di Anambas Beralih ke Harga Paling Murah

"Perasaan saya saat itu, kaki masih jejak ke pasir pantai. Saya benar-benar nggak sadar kalau sudah agak ke tengah laut," ujarnya.

Ia melanjutkan, panik saat sudah berada cukup jauh dari bibir pantai, gelombang yang datang sempat menggulung dirinya sebanyak dua kali.

"Yang buat saya berpikir macam-macam, pas gelombang hantam saya sampai kegulung dua kali," ujarnya.

Saat itulah, Satria sangat panik dan meminta pertolongan dengan melambaikan tangan.

"Saya teriak sudah nggak bisa lagi, dada saya sesak, saya lambai tangan terus, untung saja ada pengunjung pantai yang melihat lambaian tangan saya," ucapnya.

Terungkap Sosok Wanita Paling Dibenci Nagita Slavina, Raffi Ahmad Sebut Karakter Mirip Rafathar

Isdianto Ajak Masyarakat Kepri Bersyukur dan Tetap Jaga Kebersamaan di Tahun 2020

Kurang lebih 10 menit dalam kondisi antara hidup dan mati itu, dua anggota polisi, dan 1 orang petugas SAR memberikan pertolongan kepadanya.

"Pertolongannya saling berpegangan saat itu. Kalaulah yang nolongin hanya 1 orang saja, sudah lewat kami berdua. Soalnya saat itu, posisi paling depan dan berpegangan sama saya juga alami kaki keram," ujarnya.

Usai kejadian tersebut, Satria mendapat pembelajaran yang sangat berharga.

Ia pun berjanji pada dirinya sendiri, tidak akan lagi nekat berenang dan bermain di pantai saat gelombang dan angin sedang kuat.

"Padahal saya bisa berenang, tapi itu bukan menjamin juga. Janganlah nekat main di pantai kalau cuaca dan kondisi laut tidak bersahabat," pesan Satria..

(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved