Serial Rudapaksa Terbesar di Dunia
Reynhard Sinaga, Mahasiswa Indonesia Terdakwa Perudapaksa 190 Pemuda Inggris 'Catat Rekor Dunia'
Hakim Suzanne Goddard, seperti dilansir UK Express, mendiskripsikan Reynhard sebagai “evil serial sexual predator”.
Dalam kitab Perjanjian Lama dan Injil, istilah Samaritan melekat kepada pria yang santun, selalu tersenyum, senang membantu orang yang susah, dan kebanyakan merujuk kepada orang asing atau pendatang.
Istilah ‘ideologis’ ini dilaporkan cocok dengan kepribadian Reynhard.
Sebelum beraksi, pria berpenampilan “bersih, intelek, dan santun jika berbicara ini, selalu mencoba membantu, mentarktir, pemuda berusia sekitar 20-an.
Dilansir kantor berita Inggris, BBC, Independent dan UKExpress, Senin (6/1/2020), Ian Rushton, jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Manchester, menyebut ancaman hukuman penjara seumur hidup dan minimal 30 tahun penjara ini, dibacakan jaksa menyusul pemeriksaan 160 dakwaan dari sekitar 48 pria muda di Manchester.
Aksi ini dilakukan hampir satu dekade.
Sejatinya kasus rangkaian pemerkosaan dan kekerasan seksual sesama jenis ini, sudah terungkap dari investigasi sejak tahun 2017 lalu.
BBC melaporkan, Reynhard telah menetap di Manchester sejak 2007.
Sedangkan serial aksi pemerkosaannya baru terungkap, Juni 2017 lalu, atau saat dia tengah baru kuliah di program magister dan doktoral di sebuah universitas ternama di Manchester.
Sejauh ini belum ada informasi dan konfirmasi dari kedutaan Indonesia di London, tentang jejak Reynhard.
Dilansir dari The Guardian, pria Indonesia itu disebut lahir pada 1983 di Jambi, dengan tinggi sekitar 170 sentimeter.
Dia datang ke Inggris menggunakan visa pelajar pada 2007 saat dia berumur 24 tahun, dan tinggal selama 10 tahun hingga dia ditangkap pada 2 Juni 2017.
Selama 10 tahun itu, Reynhard disebut dengan bantuan biaya dari ayahnya yang dilaporkan merupakan seorang bankir.
Selain membayar biaya kuliah, sang ayah disebut membiayai apartemen Reynhard di Montana House, tempat di mana dia mengintai calon korbannya.
Polisi menemukan bukti berupa video perkosaan sebanyak ratusan jam di ponsel milik Reynhard yang disita polisi, Juni 2017 lalu.
Kalaupun berita ini baru terungkap di pekan pertama Januari 2020, atau dua tahun kemudian, ini karena sistem dan etika peradilan di Inggris. Penyidikan atas kasus kekerasan seksual dan pidana umum lain, tidak akan terekspos ke ke media, sebelum proses hukumnya dimulai di pengadilan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/reynhard-sinaga-perkosa-48-pria.jpg)