BATAM TERKINI
Kadisperindag Batam Bantah Kasus Penimbunan Solar di Sagulung Didiamkan, Ini Penjelasannya
Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau membantah pihaknya tidak menindaklanjuti kasus penimbunan solar di Sagulung, Batam, Desember lalu.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau membantah pihaknya tidak menindaklanjuti kasus penimbunan solar di Sagulung, Batam, Desember lalu.
Saat itu tim dari Disperindag mengamankan 3 ton solar yang ditimbun di belakang bengkel mobil. Persisnya di kawasan Kaveling Bukit Melati, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Batam, Kepulauan Riau.
"Kami tahap pemeriksaan. Koordinasi kami bersama bagian perindustrian juga karena menyangkut solar. Kami sudah bahas kemarin," ujar Gustian kepada Tribun, Rabu (8/1/2020).
Diakuinya, selama proses pemeriksaan pasti membutuhkan waktu yang lama. Pasalnya banyak saksi yang harus diperiksa satu-persatu dalam kasus ini. Diantaranya RT, RW, pemilik bengkel, Ali, pemilik mobil Jono yang dimodifikasi.
"Panjang proses pemeriksaannya. Selama penyelidikan itu banyak juga info-info yang tak jelas. Tapi yang jelas kita tetap dalam proses," katanya.
Untuk sementara waktu, kata dia, tersangka ada sebanyak 2 orang. Sementara saksi ada sejumlah orang.
"Setelah itu, kami akan serahkan kepada yang berwajib," tegas Gustian.
Anggota DPRD Minta Jangan Dipetieskan
Anggota Komisi I DPRD Kota Batam yang membidangi hukum dan pemerintahan, Tohap Erikson Pasaribu mendesak Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau untuk segera melanjutkan kasus penimbunan solar 3 ton di Sagulung, Batam, Desember lalu.
"Kami mohon jangan dipetieskan. Lanjutkan untuk efek jera terhadap pelaku. Karena Bahan Bakar Minyak (BBM) itu hajat hidup orang banyak. Jangan sampai, hanya segelintir orang yang menikmati.
Kalau hanya diamankan atau ditangkaplah namanya itu lalu tak ada lanjutannya, sama saja. Besok juga bisa dilakukan orang lain," ujar politisi Partai PDI-Perjuangan itu.
Dikonfirmasi Tribun, Gustian belum memberikan jawabannya. Pesan singkat yang dikirim ke ponselnya juga belum ada balasan.
• CATAT! Pertamina Buka Pendaftaran Fuel Card Untuk Isi Solar Subsidi di Batam, Ini Lokasinya
• BBM di Indonesia Resmi Turun, Ini Harga di 34 Provinsi Mulai Pertalite, Pertamax, Dexlite, dan Solar
Diberitakan sebelumnya, tim Disperindag Batam melakukan kunjungan dadakan ke sebuah lokasi penimbunan solar berkedok bengkel berdasarkan informasi dari masyarakat.
Dalam pengamanan tersebut, kurang lebih 3 ton solar terdapat dalam 3 tangki bermuatan 900 liter dan ditambah 1 drum berisi 200 liter solar subsidi.
Gustian mengatakan pihaknya telah mengamankan 3 ton solar dan 2 unit mobil angkutan umum yang tangki BBM-nya telah dimodifikasi.
"Selain dua mobil dan barang bukti minyak tadi, kami juga bawa satu penjaga gudang untuk dimintai keterangan," kata Gustian, Rabu (11/12/2019).
Dari keterangan sementara penjaga gudang yang diamankan, ia mengaku bahwa gudang minyak berkedok bengkel mobil itu milik Erwin.
Erwin ini diketahui tinggal di sekitar Barelang dan Erwinlah yang mengkoordinir semua angkot-angkot bertangki modifikasi untuk mengambil solar di SPBU subsidi.
"Praktiknya (modus mengambil solar dari SPBU) seperti apa akan kami dalami. Karena setahu kami angkot membeli solar pakai kartu Brizzi yang dibatasi kapasitas pembelian perhari," jelasnya.
Terkait bagaimana prosesi angkutan ini bisa mendapatkan kuota solar lebih dari yang telah ditetapkan, pihaknya masih terus mendalami dengan pihak-pihak terkait.
"Saat ini barang bukti sudah diamankan dan dibawa ke Kantor Metrologi, Batam Center. Proses ini akan dilanjutkan dengan pemeriksaan bersama Pertamina dan pihak-pihak terkait," pungkasnya.
Fakta Baru Penggerebekan Gudang Penimbun BBM di Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/peninjauan-barang-bukti-penimbunan-solar-di-uptd-metrologi.jpg)