ADVERTORIAL

Bakal Calon Wali Kota Rian Ernest Tanggapi Penggusuran Kampung Tua Seranggong Batam

Terkait penertiban kampung tua Seranggong, Kelurahan Sadai, Bengkong, oleh PT PBB, balon Walikota Batam jalur independen Rian Ernest angkat bicara.

Bakal Calon Wali Kota Rian Ernest Tanggapi Penggusuran Kampung Tua Seranggong Batam
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Bakal calon Walikota Batam 2020 jalur independen, Rian Ernest, saat berdiskusi dengan seorang warga yang tinggal di Rumah Liar (Ruli) Batu Aji, Batam, Jumat (3/1/2020). 

Bakal Calon Wali Kota Rian Ernest Tanggapi Penggusuran Kampung Tua Seranggong Batam

TRIBUNBATAM.id - Menanggapi penertiban kampung tua Seranggong, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, oleh PT Pesona Bumi Barelang (PBB), bakal calon wali kota Batam Jalur Independen, Rian Ernest, angkat bicara, Jumat (10/1/2020).

Menurut pria yang akrab disapa Rian tersebut, penataan penduduk tetap harus mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

“Bila saya menjadi Wali kota, tidak ada ceritanya pemindahan warga tanpa diberikan pengganti tempat tinggal yang layak,” ungkap Rian.

Rian juga menceritakan temuannya saat melakukan blusukan ke Rumah Liar (Ruli) beberapa waktu silam.

Ia mengaku kecewa dengan praktek pemindahan warga hanya berbasiskan uang paku senilai 4-8 juta.

“Uang itu hanya akan menjadi penyambung hidup 3 bulan, tanpa memecahkan solusi rumah tinggal pengganti bagi warga Batam” ujar Rian.

“Meski tinggal di ruli, mereka yang ber-KTP Batam juga tetap menjadi binaan Wali kota Batam. Harus diperjuangkan kebutuhan dasarnya. Uang kerahiman tidak akan menyelesaikan masalah tersebut," sambungnya.

Mantan Staf Ahli Ahok itu kemudian menyampaikan komitmennya apabila lolos menjadi calon independen dan diberikan amanah sebagai Wali kota Batam,

“Hal pertama yang saya lakukan ialah menghentikan segala proses pemindahan warga, sebelum adanya penggantian tempat tinggal yang layak.”

Terkait proses pemindahan warga, Rian memberi solusi sumber dana bisa diperoleh dari gabungan pengusaha dan juga APBD.

“Oknum pejabat jangan hanya pro terhadap pengusaha, menutup mata dan telinga, mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan kita,” kata Rian. (adv)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved