Breaking News:

Pensiun dan Pindah Tugas, Bupati Bintan Apri Sujadi Bakal Mutasi Pejabat Esolon II

Bupati Bintan Apri Sujadi menjadwalkan, mutasi pejabat eselon II itu akan dilakukan pada April 2020 mendatang.

tribunbatam.id
Bupati Bintan Apri Sujadi saat melantik pejabat baru Pemkab Bintan di aula Kantor Bupati Bintan di Bandar Seri Bentan, Bintan Buyu, Selasa (7/1/2020). Bupati Bintan akan memutasi pejabat eselon II. Pegawai yang memasuki masa pensiun dan pindah tugas menjadi sebab mutasi ini. 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Mutasi pejabat eselon bakal dilakukan Bupati Bintan, Apri Sujadi.

Rencananya, mutasi untuk eselon II itu akan dilakukan pada bulan April 2020 mendatang.

Apri mengatakan, mutasi dilakukan karena ada kursi yang kosong akibat pimpinan tinggi pratama yang bertugas masuk masa pensiun serta pindah tugas.

Sedangkan untuk yang masuk masa pensiun, ada 4 orang diantaranya Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setdakab Bintan Makhfur Zurachman.

"Selanjutnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Bintan Dian Nusa," ucap Apri, Jumat (10/1/2020). 

Apri Sujadi sudah mengusulkan ke Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) dan Komisi Aparatur Sipil Negara ( KASN) terkait rencana mutasi ini. 

"Kami akan mengikuti mekanisme yang ada, karena semuanya harus melalui proses," terang Apri, Jumat (10/1/2020).

Bupati Anambas Lantik Pejabat di Awal Tahun

Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris melantik sejumlah pejabat eselon Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Pelantikan eselon tersebut diadakan di Aula lantai III, Kantor Bupati, Pasir Peti, Kecamatan Siantan, pada Senin (6/1/2020).

"Pelantikan hari ini adalah penyusunan tim kerja yang diharapkan akan membawa perubahan kinerja yang lebih baik untuk masing-masing pejabat," ucap Haris kepada seluruh ASN yang hadir.

"Dengan adanya pelantikan ini diharapkan seluruh pejabat dapat menyesuaikan diri dengan tugas-tugas barunya," tegas Haris.

Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas sebelumnya melantik sejumlah pejabat eselon pada 31 Desember 2019 lalu.

Pelantikan tersebut diakui Haris dilakukan untuk menghindari kekosongan pejabat setelah dilakukannya pembentukan perangkat daerah baru, yaitu BPBD dan perubahan struktur organisasi pada beberapa perangkat daerah yang lama.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved