TIPS SEHAT
Selain Jadi Bumbu Masak, Daun Salam Berkhasiat Cegah Pertumbuhan Sel Kanker
Selain sebagai bumbu masakan, daun salam ternyata memiliki manfaat untuk kesehatan. Daun salam bisa menghambat sel kanker
Sedangkan untuk pencegahan, menggunakan daun salam sebagai campuran makanan ternyata efektif untuk mencegah kanker kolon.
Selain itu, Cineole juga terbukti dapat mencegah aktivitas dari inflammasome, komponen yang dapat memicu respon peradangan pada tubuh.
Dari riset yang dilakukan di Australia, ditemukan jika daun salam memiliki kandungan yang baik untuk meredakan inflamasi dalam tubuh.
Daun salam mengandung sesquiterpene lactones 2, yang dikenal sebagai zat untuk melawan inflamasi.
Zat tersebut mencegah produksi oksida nitrat dalam tubuh.
Bahkan riset terbaru membuktikan daun salam ternyata juga mampu membantu pengobatan penyakit metabolik, yakni diabetes.
Terutama untuk penderita diabetes tipe 2, daun salam berguna untuk meregulasi metabolisme glukosa dalam tubuh.
Kandungan dalam diabetes juga mampu mengurangi level kolesterol jahat.
Di sisi lain, daun salam ternyata dapat meningkatkan kolesterol baik pada tubuh pasien diabetes tipe 2.
Tak hanya untuk penyakit pada organ dalam tubuh, daun salam juga bermanfaat secara eksternal.
Daun salam ternyata memiliki kandungan yang berguna untuk mempercepat pengobatan luka lo, Moms.
Walau percobaannya baru dilakukan pada hewan, ekstrak daun salam terlihat mampu membantu luka cepat menutup.
Beberapa penyakit atau infeksi memang dapat timbul karena pertumbuhan jamur pada tubuh kita.
Salah satunya adalah infeksi Candida.
Dipicu oleh jamur Candida, infeksi ini dapat menyerang mulut, alat kelamin, hingga darah.
Ternyata daun salam memiliki komponen yang ampuh untuk melawan pertumbuhan jamur berbahaya ini.
Rutin konsumsi daun salam dapat mencegah Candida tumbuh dan berkembang pada dinding sel, sehingga Moms bebas dari ancaman infeksi jamur. (*/Nakita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/daun-salam_20170705_113041.jpg)